Abdullah Hehamahua Teriak Dari Mobil Orasi, Larang Massa Belanja di Mall, Alfamart dan Indomart: Kecuali 212 Mart!

Abdullah Hehamahua Teriak Dari Mobil Orasi,  Larang Massa Belanja di Mall, Alfamart dan Indomart: Kecuali 212 Mart! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua ikut memberikan orasi di aksi tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digelar di Patung Kuda, Jakarta. 

Hehamahua mengajak massa aksi untuk tidak lagi berbelanja ke pusat perbelanjaan dan minimarket seperti alfamart-indomart. Ia meminta untuk belanja ke 212 Mart atau ke pasar tradisional. 

"Jangan belanja ke mall, alfamart dan indomart kecuali 212 Mart, belanja ke tetangga, ke pasar tradisional. Kalau ada simpanan di bank hanya beberapa juta, ambil lalu belikan anting. Kalau ada banyak konversikan ke logam mulia," katanya pada Jumat (23/09/2022).

Baca Juga: Namanya Diusulkan Jadi Cagub DKI Jakarta, Risma 'Malu-malu Kucing': Aku Ndak Pernah Tertarik, Tapi Lihat Nanti..

"Kalau bapak ibu lakukan itu 6 bulan saja, perubahan akan terjadi," sambung Hehamahua.

Ia juga menyoroti adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap beberapa orang pada Rabu malam kemarin. Hehamahua mengaku miris dengan penangkapan KPK ini karena melibatkan seorang hakim Mahkamah Agung.

"Ini yang membuat hukum kita tajam kebawah tumpul keatas. Ini sangat disayangkan, tapi kita juga bangga dengan KPK," tuturnya.

Baca Juga: Kader PDI Perjuangan Mulai Munculkan Nama-nama Cagub DKI Jakarta, Ada Mensos Risma Nih!

Namun di sisi lain Hehamahua masih mempertanyakan kenapa sampai sekarang Harun Masiku belum juga berhasil diringkus. Padahal, sudah dua tahun lamanya sejak dia ditetapkan sebagai buron.

"Harun masiku sudah 2 tahun lebih tidak pernah ditangkap. Kenapa tidak ditangkap karena dia adalah orang partai penguasa maka tidak bisa ditangkap. Itulah filsafat hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," tuturnya.

Baca Juga: Fadli Zon Aminkan Pernyataan SBY: Memang Pemilu Kita Belum Jujur dan Adil Kok, Selalu Ada Kecurangan! Ya Kita Sama-sama Tahulah...

"Oleh karena itu mari bersama tegakkan hukum, siapapun. Dia harus kita benarkan jika benar dan salahkan jika salah," tuturnya.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini