2 Berkas Perkara Ferdy Sambo Digabung? Kejaksaan Agung Sampaikan Hal Ini, Simak Baik-baik

2 Berkas Perkara Ferdy Sambo Digabung? Kejaksaan Agung Sampaikan Hal Ini, Simak Baik-baik Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Kejaksaan Agung (Kejagung) buka suara soal penggabungkan berkas perkara Ferdy Sambo menjadi satu soal kasus pembunuhan  Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan obstruction of justice atau upaya menghalang-halangi penyidikan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, mengatakan, penggabungan berkas tersebut bisa dilakukan apabila keseluruhan berkas dinyatakan sudah lengkap atau P-21.

"Penggabungan (berkas perkara, red) itu biasanya dilakukan setelah perkara tersebut P-21, jadi dua perkara itu P-21, barulah penuntut umum mengambil sikap," kata Ketut kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Kendati demikian, Ketut tidak menampik bahwa penggabungan kedua berkas perkara tersebut memang dibenarkan dalam perundang-undangan. Akan tetapi, yang memiliki kewenangan untuk menentukan penggabungan berkas tersebut ialah jaksa penuntut umum (JPU).

Baca Juga: Ferdy Sambo Bagaikan Kapal Titanic, Rocky Gerung Ngomong Lantang: Orang Was-was Kalau Dia Masuk Pengadilan, Dia Belum Mengeluarkan Kartu...

"Penggabungan berkas perkara itu merupakan kewenangan penuntut umum. Domain penuntut umum sebagaimana dalam Pasal 141 KUHAP untuk memberikan kewenangan itu," tandas Ketut.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini