Waduh! Tolak Pinggang Sambil Injak Bahu Supir Truk, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Ditegur Mahfud MD: Tak Boleh Loh!

Waduh! Tolak Pinggang Sambil Injak Bahu Supir Truk, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Ditegur Mahfud MD: Tak Boleh Loh! Kredit Foto: Polri TV

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menanggapi video viral Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri.

Dari video yang beredar, Tajudin terlihat menghukum seorang supir truk sambil tolak pinggang dan menginjak bahunya saat ia sedang push up. Tak hanya itu, supir tersebut bahkan sampai guling-gulingan di jalan.

Baca Juga: Bukan Gegara Non Jawa, Sosok Ini Bongkar Alasan Luhut Enggak Bisa jadi Presiden: Dia Lebih Mementingkan..

Dalam narasi video itu, kemarahan Tajudin terkait portal di Jalan Krukut, Kelurahan Limo, yang rusak akibat disenggol truk tersebut.

Melalui salah satu cuitannya, Mahfud kemudian membalas sebuah kicauan sebuah akun bernama @catchmeupid yang mengunggah video Tajudin.

Saat mengunggah video itu, pengguna akun @catchmeupid menulis, “Wakil Ketua DPRD Kota Depok Fraksi Golkar Tajudin Tabri menjadi sorotan setelah videonya memaki seorang sopir truk untuk push up viral.”

“Tajudin bahkan menindas sang sopir dengan menyuruhnya berguling dan menginjak bahu sopir truk,” sambungnya.

Melihat cuitan tersebut, Mahfud menegaskan bahwa hal itu tidak boleh dilakukan oleh seorang pimpinan. Jangankan DPRD, Bupati dan Gubernur pun tidak diperbolehkan.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa sebaiknya jika proporsional tidak perlu dilakukan dengan emosional.

“Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan,” ujarnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @mohmahfudmd yang diunggah pada Sabtu (24/9/2022).

Baca Juga: Singgung Hutang Budi, Purnawirawan Polri Sebut Fenomena ‘Kakak Asuh’ Ferdy Sambo Sudah Lazim: Bukan Hanya di Polri!

Mahfud melanjutkan, “Bupati atau gubernur pun tak boleh. Sebaiknya proporsional tak perlu emosional.”

Tidak hanya Mahfud, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, juga mengecam aksi Tajudin tersebut.

Susi mempertanyakan mengapa perlakuannya harus sejahat itu meski ia memang melakukan kesalahan.

Ia mengatakan, “Ya ampuun ... kenapa harus sejahat itu pada orang kecil ???walau dia bersalah haruskah perlakuan itu dia dapatkan ??? Siapapun anda, anda jahat sekali !!!Indonesia negara hukum.”

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover