Indonesia Jadi Pasar yang Seksi Buat Kejahatan Siber, BIN Akan Rekrut Hacker Atasi Kejahatan Siber, Begini Katanya!

Indonesia Jadi Pasar yang Seksi Buat Kejahatan Siber, BIN Akan Rekrut Hacker Atasi Kejahatan Siber, Begini Katanya! Kredit Foto: Unsplash/dole777

Anggota Komisi I Nurul Arifin mengatakan  lembaga Badan Intelijen Negara (BIN) akan merekrut anak-anak muda yang memiliki kemampuan meretas untuk mengatasi kejahatan siber.

Iia mengungkap hal tersebut ketika Komisi I DPR menggelar rapat kerja tertutup dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.

"Mereka mendapat pendidikan juga dari cyber IT negara lain yang diikutsertakan tenaga ahli BIN dan rekrutmen anak-anak muda yang punya spek hackers dilakukan. Jadi supaya siap untuk menangani atau melakukan pencegahan terhadap kejahatan siber," ujar Nurul di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Bu Putri Candrawathi ini Unik ya... LPSK Dibuat Terheran-heran Lho di Kasus Pelecehan Seksual oleh Brigadir J! Korban Palsu?

Ia mengungkapkan, BIN menyebut Indonesia adalah pasar yang seksi untuk kejahatan siber. Pasalnya, pengguna internet yang banyak tersebut tak diikuti oleh disiplin dari para penggunanya.

"Masukan beliau, pengguna Indonesia tidak disiplin gunakan IT, mudah beri data pribadi kita. Misal untuk minta KK (kartu keluarga), itu lebih baik kalau bisa dicegah, tidak usah dikasih kalau tidak perlu-perlu banget," ujar Nurul.

Baca Juga: Blak-blakan Cerita Kamaruddin Simanjuntak Didekati Pihak Ferdy Sambo Agar Melenceng Bela Keluarga Brigadir J, Ini yang Dilakukannya...

Dengan kuatnya pencegahan terhadap kejahatan siber, masyarakat bisa tidak terlalu mengandalkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Namun, penguatan tersebut juga harus didukung oleh pengguna internet untuk tak mudah memberikan data pribadinya.

Baca Juga: Orang ini Berani Senggol Luhut: Ini Bukan Lagi Rasis? Tetapi Sudah Benar-benar Menghancurkan Persatuan dan Kedamaian dalam Berbangsa!

"BIN juga punya program yang sangat komprehensif menurut saya dan juga ini untuk peretasan data menjelang Pemilu 2024 di Kemendagri atau pun di KPU itu biasanya itu adalah institusi yang strategis yang biasanya terjadi kebocoran data menjelang pesta demokrasi tersebut," ujar Nurul.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover