Alvin Lim Sebut Irjen Fadil Imran Enggak Pernah ‘Ngotorin’ Diri Sendiri: Dia Selalu Suruh Orang, Kasus Brigadir J Itu Sebenernya..

Alvin Lim Sebut Irjen Fadil Imran Enggak Pernah ‘Ngotorin’ Diri Sendiri: Dia Selalu Suruh Orang, Kasus Brigadir J Itu Sebenernya.. Kredit Foto: Istimewa

Seorang pengacara, Alvin Lim, kembali menyampaikan pernyataan kontroversialnya mengenai Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.

Saat berbincang-bincang dengan Refly Harun, Alvin Lim menyebut bahwa Fadil Imran merupakan orang yang ‘pintar’.

Baca Juga: ‘Diutus’ Irjen Fadil Imran ke TKP Penembakan Brigadir J, Eks Kapolres Jakarta Selatan Merasa Jadi Tumbal: Kapolda Ini Pinter..

Hal itu karena menurut Alvin, Fadil Imran tidak pernah 'mengotori' dirinya sendiri, termasuk dalam kasus penembakan Brigadir J.

Alvin mengungkap bahwa sebelum eks Kapolres Jakarta Selatan, Budhi Herdi Susianto, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dinas Ferdy Sambo, Fadil Imran sudah mengetahuinya.

“Fadil ini pinter. Fadil ini enggak pernah ngotorin dirinya sendiri. Dia suruh orang selalu. Kayak contoh kasus Brigadir J, itu sebenarnya dia udah dikasih tahu dulu sama Ferdy Sambo. Ferdy juga enggak bodoh. Dia kan tahu kalau misalnya dia telepon Kapolres, pasti kan ditanya ‘udah izin belom sama atasan saya’,” tuturnya dikutip Populis.id dari kanal YouTube Refly Harun yang videonya diunggah pada Senin (26/9/2022).

Alvin menambahkan, “Yaudah justru diutuslah di Budhi Herdi, Kapolres Jakarta Selatan, untuk ke TKP. Ya pasti (datang ke TKP dengan) sepengetahuan, seperizinan Kapolda, itu maksudnya. Makanya Kapolda enggak datang langsung.”

Selain itu, ia juga menceritakan bahwa temannya sempat ditelepon oleh Budhi yang merasa dirinya menjadi tumbal karena disuruh Fadil Imran untuk ke TKP.

Pasalnya, Budhi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Jakarta Selatan karena diduga tidak profesional dalam menangani kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga: Omongan Habib Telak Banget! Anak Buah AHY Disentil: Biasanya Orang Mabok Suka Keceplosan!

Alvin mengungkap, “Ini tadi ada temen saya juga yang ditelepon sama Budhi Herdi. Budhi Herdi ini komplain. Dia bilang dia tuh jadi tumbal karena dia merasa si Kapolda ini pinter gitu loh, suruh dia yang jalan, makanya dia yang kena (dicopot).”

“Kapolres ini kan akhirnya dicopot kan karena dia yang jalan. Jadi kita lihat, ya logika aja lah anak SD, kalau Kapolres atasannya siapa kita tahu. Tapi kan sebenernya kita kalau lihat, anak buahnya itu, atasnya mereka siapa ya kan, pasti Kapolda,” sambungnya.

Baca Juga: Label Gereja Dicopot Para Pengungsi Setelah Terima Bantuan, Bupati Cianjur: Labelnya Terlalu Menonjol, Tidak Benar Itu!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover