Apa Itu Sistem Parlementer?

Apa Itu Sistem Parlementer? Kredit Foto: The New York Times

Sistem parlementer merupakan bentuk pemerintahan demokratis yang mana partai atau gabungan partai memiliki perwakilan terbesar di parlemen dengan sistem legislatif yang membentuk pemerintahan, pemimpinnya menjadi perdana menteri atau kanselir.

Fungsi eksekutif dijalankan oleh anggota parlemen yang ditunjuk oleh perdana menteri untuk kabinet.

Demokrasi parlementer secara langsung dan segera responsif terhadap pengaruh rakyat melalui proses pemilihan.

Partai-partai di minoritas melayani dalam oposisi terhadap mayoritas dan memiliki tugas untuk menantangnya secara teratur.

Anggota parlemen dapat memegang posisi mereka selama periode yang ditentukan antara pemilihan yang dijadwalkan secara teratur.

Baca Juga: 7 Fraksi DPRD DKI Ketakutan Anies Interpelasi, Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia Beri Sindiran Telak

Namun, mereka dapat diberhentikan kapan saja di antara pemilihan parlemen berkala jika pemerintah yang dibentuk oleh partai mayoritas kehilangan dukungan dari mayoritas badan legislatif.

Jika badan pemerintahan, perdana menteri dan kabinet menteri eksekutifnya, mengalami mosi tidak percaya” terhadapnya di parlemen, maka badan tersebut dibubarkan dan pemilihan dapat segera diadakan untuk membentuk keanggotaan parlemen baru.

Seorang perdana menteri baru dan kabinet menteri eksekutif dapat dipilih oleh anggota parlemen yang baru terpilih.

Sistem parlementer berasal dari Inggris dan diadopsi di beberapa bekas koloninya.

Sebagian besar negara demokrasi di dunia saat ini menggunakan sistem parlementer sebagai lawan dari sistem presidensial seperti yang digunakan di Amerika Serikat.

Beberapa contoh di antara banyak demokrasi parlementer adalah Kanada, Inggris Raya, Italia, Jepang, Latvia, Belanda, dan Selandia Baru.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini