Nyelekit! Sindiran Anies Baswedan Benar-benar Nyelekit, Sebut Kebijakan Ahok Nyusahin Masyarakat Kecil!

Nyelekit! Sindiran Anies Baswedan Benar-benar Nyelekit, Sebut Kebijakan Ahok Nyusahin Masyarakat Kecil! Kredit Foto: Hafidz Mubarak A

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir sejumlah kebijakan pendahulunya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Salah satu kebijakan yang menurut Anies tidak berpihak kepada masyarakat kecil adalah larangan sepeda motor untuk melintas di sepanjang ruas jalan Sudirman-Thamrin Jakarta Pusat. 

Peraturan itu dikeluarkan Ahok lewat Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 195 Tahun 2014 juncto Pergub DKI Nomor 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor dan kini sudah dicabut Anies Baswedan. Sepeda motor kembali diizinkan melintasi kawasan tersebut. 

Baca Juga: Untuk Mas Anies dari PSI: 'Barang Siapa yang Menang dengan Cara Ngibul, Maka Setelah Menjabat Pasti Ngibul'

"Jangan sampai, misalnya dulu ada gagasan Jalan Sudirman-Thamrin tidak boleh dilewati motor," kata  Anies saat membuka kegiatan Jakarta Innovation Days di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Menurut Anies Baswedan, kebijakan melarang pemotor melewati  kawasan Sudirman berdampak besar pada masyarakat kecil, jelas kebijakan itu menyusahkan. Andaikata peraturan itu masih berlaku, maka salah satu kelompok yang paling terimbas kebijakan ini adalah ojek online di Jakarta yang jumlahnya sekitar 500 ribu orang. 

"Jadi, jangan sampai ketika kita sudah makmur, keadilan itu tidak menjadi bagian dari perhatian kita. Ini terjadi di tingkat pengambilan kebijakan bahwa inginnya kita adil, ketika sudah dapat keadilan, tidak menjadi prioritas. That must not happen," tegas Anies.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga menegaskan, pemerintah tak bisa mengambil kebijakan yang hanya menguntungkan sebagian pihak karena harus menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakatnya.

Baca Juga: Sebut Ferdy Sambo Tak Ada Niatan Bunuh Brigadir J, Pendeta Gilbert Itu Memang Absurd Plus Dungu, Nggak Niat Kok Nembak Sampai Lima Kali!

"Jangan sampai kita yang sudah makmur itu lupa sudah dimakmurkan oleh kota kita, difasilitasi oleh kota kita, lalu tidak mau berbagi lagi. Ini sering terjadi. Kita yang sudah mendapatkan itu tidak mau yang lain untuk mendapatkan. Kebijakan tidak boleh lagi seperti itu," tuntasnya.

Baca Juga: Klarifikasi Hoaks ‘Munajat untuk Anies Baswedan’ Bareng Habib Rizieq, NasDem Diketawain: Wkwk Repot Sendiri Kan?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover