Ketua DPR yang Tekuk Muka Pas Bagi-bagi Kaus, Eh yang Disalahin Pengawal Pribadi: Mba Puan Itu Kaget!

Ketua DPR yang Tekuk Muka Pas Bagi-bagi Kaus, Eh yang Disalahin Pengawal Pribadi: Mba Puan Itu Kaget! Kredit Foto: Tangkapan layar Metro TV via Twitter/@Miduk17

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, memberikan pembelaan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani.

Seperti yang diketahui, baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan Puan sedang membagi-bagikan kaus kepada masyarakat di sebuah pasar di Jawa Barat.

Baca Juga: Terkuak! IPW Bongkar Sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo, Ini Upaya yang Dilakukan Demi Sang ‘Adik’, Ya Ampun!

Akan tetapi, publik menyoroti aksi Puan yang tidak tersenyum saat membagikan kaus itu, ia bahkan terlihat ‘menekuk’ wajahnya sehingga terlihat jutek.

Tak hanya itu, Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan itu juga beberapa kali membagikan kaus kepada masyarakat dengan cara dilempar dan diduga memarahi pemegang kaus yang akan dibagikannya itu.

Menanggapi berbagai respon negatif dari publik, Said menegaskan bahwa wajah putri dari Megawati Soekarnoputri itu bukan ekspresi kekesalan.

Menurutnya, untuk apa Puan turun ke bawah jika ia tidak merakyat. Padahal, wanita kelahiran 6 September 1973 itu ingin mengetahui apa keinginan rakyat.

“Kalau mbak Puan itu tidak humble, seakan-akan mukanya Mbak Puan tidak merakyat, kemudian untuk apa kira-kira mbak Puan turun ke bawah,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/9/2022).

Ia melanjutkan, “Padahal Mbak ingin turun ke bawah, kan tentu selain tugas-tugas beliau juga ingin tahu apa sih sesungguhnya yang diiinginkan oleh masyarakat, harapan masyarakat terhadap pemerintah.”

Said menjelaskan kalau Puan selalu menerima pengamanan dua lapis saat terjun ke bawah. Namun, pengamanan lapis pertama hanya bertugas untuk menjaganya, bukan ikut memegang kaus yang akan dibagikan.

Baca Juga: Terima Laporan Tabloid Anies Baswedan, Bawaslu Bakal Tentukan Nasibnya dalam 3 Hari, Siap-siap!

Ia mengatakan, “Mbak Puan itu setiap turun ke bawah, biasanya ada yang mengiringi Mbak Puan, kemudian ada ring 2 juga.”

“Nah, di ring 1 itu, biasanya hanya ngamanin Mbak Puan tapi tidak pegang kaus, yang megang kaus biasanya kami-kami ini,” jelasnya menandaskan.

Oleh karena itu, Said menekankan kalau Puan kaget karena pengaman lapisan pertama atau pengawal pribadi (walpri) Puan ikut memegang kaus yang akan ia bagikan ke masyarakat.

Said menerangkan, “Mbak Puan kaget, lho kok kamu yang megang kaus? Mbak Puan itu nanya, bukan marah. Kok kamu yang pegang kaus? Kan seharusnya bukan kamu. Kamu menjaga tugas walprinya.”

“Walpri kan enggak boleh bagi-bagi kaus. Ya dong. Kamu kenapa? Kaget Mbak Puan gitu loh,” pungkasnya.

Dengan begitu, Said menyebut Puan bukan marah-marah, tetapi hanya mengingatkan walpri tersebut untuk bekerja sesuai tugas yang diberikan.

Baca Juga: Terbaring di Rumah Sakit, Benarkah Putri Candrawathi Terjangkit HIV/Aids?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover