Menag Yaqut: Kebencian Harus Dilawan dengan Prestasi, Jadi Apa yang Dituduhkan Mereka yang Tak Suka dengan Gemilangnya Para Santri Terjawab!

Menag Yaqut: Kebencian Harus Dilawan dengan Prestasi, Jadi Apa yang Dituduhkan Mereka yang Tak Suka dengan Gemilangnya Para Santri Terjawab! Kredit Foto: Kemenag

Di kesempatan yang sama, Menag juga me-launching tema dan logo peringatan Hari Santri 2022. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”. 

Menurut Menag Yaqut, tema tersebut mengandung pesan bahwa santri adalah pribadi yang selalu siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Santri dengan segala kemampuannya, bisa menjadi apa saja. Santri tidak hanya ahli ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Baca Juga: Bagikan Kaos dengan Cara Dilempar, Raut Wajah Mbak Puan Maharani Gak Enakin, Netizen: Dia Jadi Presiden, Gua Pindah Planet!

“Meski bisa menjadi apa saja, santri tidaklah melupakan tugas utamanya menjaga agama. Menjaga martabat kemanusiaan adalah salah satu tujuan diturunkannya agama,” sebut Menag.

“Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama, santri harus selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” tandasnya.

Sementara logo peringatan Hari Santri 2022, mengandung filosofi: merangkul (melindungi, peduli), jabat tangan (saling membantu), daun (energi dan harapan), infinity (tak hingga), matahari (sumber energi, daya yang tak habis), dan mata (melihat dan mengamati).

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover