Kasus Kematian Brigadir J Tersendat-sendat, Rocky Gerung Singgung Negosiasi Diam-diam: Pak Sambo Itu Akarnya Kuat Sekali..

Kasus Kematian Brigadir J Tersendat-sendat, Rocky Gerung Singgung Negosiasi Diam-diam: Pak Sambo Itu Akarnya Kuat Sekali.. Kredit Foto: Akurat

Sudah hampir tiga bulan sejak insiden penembakan Brigadir J, nama Ferdy Sambo masih menjadi sorotan publik.

Berkas kasus perkara dugaan pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo dan empat orang lainnya sendiri kini sudah dinyatakan P-21 alias lengkap dan diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca Juga: Jadi Pengacara Demi Bela Istri Ferdy Sambo, Febri Diansyah: Kalau Tidak Salah, Apa Iya Harus Dihukum?

Sebelumnya, berkas perkara Ferdy Sambo tersebut sudah sempat diberikan kepada Kejagung, tetapi dikembalikan lagi ke pihak kepolisian karena dinilai belum lengkap.

Meski kini sudah ada kemajuan, pengamat politik, Rocky Gerung, menyadari bahwa kasus tersebut memang tersendat-sendat, terlebih sejak awal sudah banyak kebohongan yang dilakukan.

Menurutnya, ketidaklancaran dalam pengusutan kasus kematian Brigadir J disebabkan karena ’akar’ Ferdy Sambo yang kuat, baik di kepolisian maupun politik.

“Ini membuktikan, tersendat-sendatnya kasus ini bahwa Pak Sambo itu akarnya kuat sekali, ini masalahnya. Jadi daun-daun yang udah dipangkas, tapi akarnya masih memproduksi klorofil. Ada akar politik yang kuat di bawah kasus Sambo,” ucapnya dikutip Populis.id dari kanal YouTube Rocky Gerung Official yang videonya diunggah pada Rabu (28/9/2022).

Rocky juga menilai kalau mantan Kadiv Propam itu bukan seorang pejabat tinggi Polri biasa, tetapi memiliki kemampuan khusus yang diduga diwariskan mantan Kapolri sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat ini, Tito Karnavian.

Ia mengatakan, “Dalil kita dari awal, Pak Sambo ini bukan sekadar seorang pejabat tinggi Polri, tapi punya kemampuan khusus, sangat mungkin orang anggap diwariskan oleh Pak Tito.”

“Ada aktivitas yang di luar kontrol, tetapi dimaksudkan untuk jaga bangsa ini karena itu dibikin Satgassus itu supaya dia (Ferdy Sambo) bisa melampui birokrasi di dalam Polri sendiri,” lanjutnya.

Baca Juga: Viral Video 'Sel Mewah Ferdy Sambo', Ada Sofa Sampai TV! Ternyata Oh Ternyata Hmm..

Setelah itu, Rocky menyinggung soal isu penimbunan uang di rumah Ferdy Sambo yang membuat publik curiga soal sarang korupsi.

Oleh karena itu, ia merasa curiga ada negosiasi agar isu soal sarang korupsi itu tidak dibawa-bawa ke pengadilan.

“Tetapi waktu dia memperlihatkan ada penimbunan uang, itu orang mulai curiga tuh bahwa ‘kalau begitu ini sarang korupsi juga dong, kalau begitu uang itu bisa dipakai untuk apa aja dong’,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Nah itu bahayanya kan. Nah bagian ini yang saya kira sedang dinegosiasikan diam-diam, bagaimana kalau itu sampai harus dibawa ke pengadilan.”

Rocky menyebut kalau mungkin yang panik dan menunda proses perkara Ferdy Sambo adalah politisi yang pernah berkaitan dengannya.

Pasalnya, ia menilai kasus yang melibatkan Ferdy Sambo ini akan membuka banyak ‘gorong-gorong’.

Rocky menjelaskan, “Tapi sebenarnya enggak ada soal (masalah) juga karena Polri memang harus direformasi total, itu enggak ada soal lagi.”

“Yang baru, para politisi di belakang itu yang pernah ada di sinyal yang sama lalu kecipratan beberapa proyek misalnya, mungkin mereka yang mulai belingsatan lalu mulai menunda proses ini. Jadi itu yang kita sebut bahwa kasus Sambo ini akan membuka banyak gorong-gorong,” pungkasnya.

Baca Juga: Qatar Perkenalkan Syariat Islam Lewat Piala Dunia 2022, Ustaz Hilmi Firdausi: Ini Piala Dunia Akhirat, Allahu Akbar!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover