PKS Bertanya: Ada yang Bagi-bagi Kaos Boleh, Kok Penyebaran Tabloid Anies di Malang Dilaporkan?

PKS Bertanya: Ada yang Bagi-bagi Kaos Boleh, Kok Penyebaran Tabloid Anies di Malang Dilaporkan? Kredit Foto: Al Musthafa Gustar's

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Abdul Azis merasa heran dengan pihak yang melaporkan Gubernur Anies Baswedan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.

Anggota DPRD DKI Jakarta itu mengatakan bahwa pelaporan yang dilakukan oleh Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi itu terlalu berlebihan. Padahal ada beberapa sosok Gubernur lain yang terkesan lebih terang-terangan berkampanye dengan membagikan kaos.

“Saya kira terlalu berlebihan ya, gubernur lain membagikan kaus, sembako, dan lain-lain mengapa tidak dilaporkan ?” ucap Aziz saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Sebut Pelaporan Anies ke Bawaslu Terlalu Berlebihan, Demokrat Sindir Wacana Presiden 3 Periode

Lagipula ia menilai bahwa perhelatan Pemilu 2024 masih cukup lama, sehingga belum ada aturan atau tahapan pemilu yang dilanggar. Sehingga ia heran apa laporan yang dibuat terkait penyebaran tabloid tersebut.

“Pemilu masih 2 tahun lagi proses pencalonan belum dimulai, apa yang mau dilaporkan,” ujarnya.

Baca Juga: AHY Akui Susah Sekali Komunikasi Dengan Lukas Enembe: Dia 4 Kali Kena Stroke, Ada Keterbatasan Jalan Maupun Berbicara

Sebelumnya, tabloid Anies yang tersebar di sebuah Masjid di Kota Malang itu mulai ramai diperbincangkan usai akun twitter @AkuAtikaFaya mengunggahnya pada Minggu, 18 September 2022. 

Tabloid yang beredar itu merupakan terbitan dari KBA newspaper yang bertajuk "Mengapa Harus Anies?" dengan berisi 12 halaman. Sejumlah artikel yang tertera di dalamnya diantaranya; 'Antara ARB dan ABW, Anies Sajalah', 'Deret Penghargaan di Rak Pemprov DKI Jakarta', 'Membawa Anies Sampai Pelosok Negeri', dan sejumlah artikel lainnnya.

Baca Juga: Bisa-bisanya Febri Diansyah jadi Pengacara Putri Candrawati, Ketua KNPI: Gak Salah Mas?

Merespon hal tersebut, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi kemudian melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bawaslu terkait penyebaran tabloid tersebut. Ia menilai bahwa Anies telah melakukan kampanye secara dini.

"Sudah kami laporkan dan kami sertakan bukti-bukti hari ini," ucap kata Koordinator Nasional Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi Miartiko Gea.

Baca Juga: Jika Habib Rizieq Cs Pilih Anies Baswedan di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Bakal Ditinggal Gara-gara Ini!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover