Girang Diboyong Jadi Capres oleh Partai NasDem, Anies Baswedan: Bismillah Kami Terima, Kami Siap!

Girang Diboyong Jadi Capres oleh Partai NasDem, Anies Baswedan: Bismillah Kami Terima, Kami Siap! Kredit Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima usulan Partai NasDem yang akan mengusungnya menjadi calon presiden (capres). Anies mengaku siap jalan bersama-dama dengan Partai NasDem dalam menghadapi Pemilu pada 2024.

"Bang Surya Paloh dan keluarga besar NasDem, bismillah kami terima, kami siap jalan bersama," kata Anies di NasDem Tower, Jl. RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2022).

Saat menjawab itu, Anies pun sempat mengulas kembali soal manifesto yang pernah diungkapkan oleh Partai NasDem. Dimana isinya mencita-citakan demokrasi Indonesia yang matang yang didalamnya ada keragaman, kesatuan, dan ketertiban.

Baca Juga: Hanya Dihadiri Anies Baswedan, Deklarasi Capres Partai NasDem Tidak Diikuti Ganjar dan Andika Perkasa

Pesan itu, kata Anies, selalu ia ingat dan pegang teguh. Dimana sebagai bukti bahwa Surya Paloh punya komitmen kuat untuk mengedepankan kepentingan bangsa di atas segalanya. Anies menyebut bahwa Surya Paloh adalah teladan atas hal itu.

"Semangat kematangan berdemokrasi, bernegara, menomor satukan kepentingan negara di atas semua. Dan hari-hari ini izinkan saya menyampaikan bahwa bang Surya Paloh telah melaksanakan secara konsisten sebagai teladan," ungkapnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Jadi Calon Presiden NasDem, Surya Paloh: Pimpinlah Bangsa Ini Jadi Bangsa Bermartabat, dan Berkarakter

Menurutnya, konsistensi membutuhkan  keberanian dan kesolidan pikiran antara gagasan, hati, dan tindakan. Anies mengaku, siap berjalan bersama Partai NasDem untuk melakukan perubahan di Tanah Air.

"Bang Surya dan teman-teman di NasDem mengajak kami untuk berjalan bersama meneruskan pembangunan di republik ini, memperbaiki yang kurang, menuntaskan yang belum, dengan memohon ridho Allah SWT, dengan segala kerendahan hati, bismillah kami terima dan siap menjawab tantangan itu," jelasnya.

Baca Juga: Sudah Resmi Jadi Capres, Surya Paloh Nggak Wajibkan Anies Baswedan Gabung NasDem: Terserah Dia Aja!

Kendati begitu, Anies meminta waktu agar dirinya diberi keleluasaan untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga 16 Oktober mendatang.

"Di masa tersisa tepat dua minggu sejak hari ini, 16 Oktober kami tuntas. Izinkan kami menuntaskan yang di Jakarta Sampai tuntasnya tanggung jawab yang diamanahkan rakyat Jakarta," jelasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover