Lampu Merah Manajemen Penonton Bola Makan Korban Jiwa Sampai Ratusan, Komisi X DPR Minta Peristiwa Ini Jadi Hajaran Bukan Pelajaran!

Lampu Merah Manajemen Penonton Bola Makan Korban Jiwa Sampai Ratusan, Komisi X DPR Minta Peristiwa Ini Jadi Hajaran Bukan Pelajaran! Kredit Foto: Tangkapan layar/Twitter @PelatihBaru

Tragedi Kanjuruan menekan luka mendalam dalam sejarah sepak bola. Tragedi ini juga merupakan tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola di Indonesia bahkan di dunia. 

Mengingat korban melebihi jumlah korban tragedi sepak bola di Liverpool, di mana di Indonesia memakan lebih korban hampir ratusan lebih jiwa.

Baca Juga: Ratusan Nyawa Melayang Gegara Tragedi Arema Vs Persebaya, Ketua Komisi X DPR Prihatin: Saya Tunggu yang Bertanggung Jawab, Tapi...

Anggota Komisi X DPR RI Sodik Mudjahid mengungkapkan keprihatinannya atas kabar yang menyesakkan hati dan jiwa rakyat Indonesia. 

"Peristiwa ini, selain harus diusut dari sisi medis dan keamanan juga harus dijadikan hajaran, bukan pelajaran, yang berat, untuk penataan ulang yang mendasar tentang manajemen penonton dan manajemen pendukung suatu klub sepakbola," ungkap Sodik dalam keterangan tertulisnya yang dikutip pada Senin (3/10/2022).

 Baca Juga: Tragedi Kanjuruan Memakan Korban, Ratusan Nyawa Melayang, Anggota DPR: Mestinya Malu! Kiranya Gotong Royong Beri Santunan...

Ia mengimbau semua pemangku kepentingan di sepak bola mulai dari pakar, praktisi, tokoh sosiolog, manajemen massa, hingga tokoh masyarakat, harus dilibatkan. Pendekatan pembinaan dan pendidikan kepada pecinta bola dan para pendukung sebuah klub di Indonesia harus diubah secara fundamental. 

"Dimulai soal semangat kebangsaan, persatuan Indonesia, budaya bhineka tunggal ika, sampai pendekatan model fans klub moderen seperti pendukung klub moderen di negara maju. Jika tidak ada perubahan yang fundamental mendasar, akan menggangu banyak hal seperti prestasi sepak bola, prestasi klub bahkan sampai kepada sanksi dan kepercayaan FIFA kepada PSSI," urainya. 

Baca Juga: Siap-siap! Direktur LIB, Ketua PSSI Jatim, Hingga 18 Anggota Polri Diminta Menghadap Penyidik Bareskrim Gegara Peristiwa Arema Vs Persebaya

Oleh karena itu ia menekankan agar PSSI harus jadi motor yang proaktif dalam menuntaskankan persoalan serta mampu melakukan transformasi pada manajemen pertandingan dan manajemen fans klub.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover