Berduka di Tragedi Kanjuruan, Ingat Ya! Tidak Ada yang Bisa Ganti Nyawa Anak, Orang Tua, Saudara dan Keluarga Kita!

Berduka di Tragedi Kanjuruan, Ingat Ya! Tidak Ada yang Bisa Ganti Nyawa Anak, Orang Tua, Saudara dan Keluarga Kita! Kredit Foto: Fajar.co.id

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi sepak bola Indonesia di Stadion Kanjuruhan Malang dalam laga antara Arema FC dan Persebaya. 

“Ini tragedi nasional yang membuat kita khususnya dunia sepak bola berduka. Tidak ada sepak bola yang lebih berharga dari nyawa. Sepak bola harus tetap menjunjung tinggi kemanusiaan,” ungkap Jazuli yang dilansir dari fraksi.pks.id pada Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Nah.. Nah.. Ratusan Nyawa Orang Melayang di Stadion Kanjuruhan, PKS Ngegas: Potret Buruk Rupa! Semakin Mencoreng Wajah...

Baca Juga: Tragedi Kanjuruan Makan Korban Jiwa, 'Ini Peristiwa Terburuk Dalam Sejarah Olahraga, Naudzubillahi Mindzalik, Ini Harus Dihentikan!'

Atas nama pimpinan dan anggota Fraksi PKS, pihaknya ucapkan belasungkawa untuk seluruh keluarga korban.

"Tidak ada yang bisa mengganti nyawa anak, orang tua, saudara, keluarga kita. Kesedihan yang teramat dalam untuk keluarga yang ditinggalkan karena tragedi yang sama sekali tidak kita harapkan ini," ujarnya.

Untuk itu, Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini meminta Pemerintah untuk mengambil tanggung jawab penuh atas investigasi tragedi ini untuk memberikan kepastian dan keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan dan seluruh rakyat Indonesia yang kita yakini juga merasakan kesedihan yang sama.

“Investigasi secara transparan apa yang menjadi penyebab begitu banyak korban jiwa. Apakah ada kelalaian penyelenggara dan aparat. Apakah ada kesalahan prosedur atau SOP dalam penanganan massa suporter. Apakah ada unproffesional conduct. Intinya tragedi ini harus diusut tuntas sehingga terang benderang masalah serta pihak-pihak yang bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga: Lampu Merah Manajemen Penonton Bola Makan Korban Jiwa Sampai Ratusan, Komisi X DPR Minta Peristiwa Ini Jadi Hajaran Bukan Pelajaran!

Baca Juga: Tragedi Kanjuruan Memakan Korban, Ratusan Nyawa Melayang, Anggota DPR: Mestinya Malu! Kiranya Gotong Royong Beri Santunan...

Menurutnya, tragedi kemanusiaan terbesar sepak bola tanah air ini harus menjadi evaluasi menyeluruh bagi pihak-pihak terkait khususnya PSSI dan panitia penyelenggara liga atau turnamen juga pengelola klub dan supporter bola nasional. Pemerintah selaku regulator sekaligus pelindung masyarakat sepak bola juga harus mengambil tanggung jawab untuk memperbaikinya.

“Cukup sudah jangan lagi ada nyawa melayang dalam pertandingan sepak bola. Kepada semua pihak mulai dari klub, induk sepak bola, pecinta sepak bola, mari kita introspeksi dan menyadari sepenuhnya bahwa sepak bola adalah olah raga prestasi dan tidak boleh mengorbankan kemanusiaan,” pungkas Jazuli.

Baca Juga: Reuni 212 Nggak Digelar di Monas Tapi di Masjid At-Tin, Begini Penjelasan Tangan Kanan Habib Rizieq, Simak Baik-baik!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover