Tega-teganya Deklarasi Capres di Tengah Duka Kanjuruhan, Paloh dan Anies Babak Belur Dikata-katain: Gank Oligarki Sibuk Copras Capres Butut!

Tega-teganya Deklarasi Capres di Tengah Duka Kanjuruhan, Paloh dan Anies Babak Belur Dikata-katain: Gank Oligarki Sibuk Copras Capres Butut! Kredit Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir

Pegiat media sosial Rudi Valinka menyentil keras acara deklarasi calon Presiden oleh Partai Nasdem. Parpol besutan Surya Paloh itu telah menunjuk Anies Baswedan menjadi calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. 

Menurut Rudi Valinka, deklarasi capres mengkonfirmasi bahwa Nasdem dan Anies Baswedan memang tidak punya simpati terhadap peristiwa Kanjuruhan yang merenggut 125 orang. Rudi Valinka mengatakan deklarasi seharusnya masih bisa dilakukan setelah masa berkabung selesai. 

Baca Juga: Anies dan Paloh Benar-benar Kelewatan, Bisa-bisanya Deklarasi Capres di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Nggak Punya Empati!

“Disaat rakyat sedang berduka dengan ratusan nyawa #kanjuruhan hari ini kita melihat sebuah acara Gank Oligarki mendeklarasikan Copras Capres butut hari ini,” kata Rudi Valinka di akun twitternya @kurawa seraya membagikan sebuah foto deklarasi NasDem sebagaimana dilihat Populis.id Selasa (4/10/2022).

Rudi kemudian meminta kader Partai NasDem yang tak sejalan untuk segera minggat dan mencari partai baru. 

“Buat pendukung partai nasi adem yang masih sejalan dengan anti politik identitas silahkan hijrah mencari rumah baru,” tuturnya.  

Sebagaimana diketahui, sepak bola Tanah Air saat ini sedang berduka atas tragedi Kanjuruhan yang merenggut 125 nyawa, ini adalah salah satu tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola global. 

Baca Juga: Aksi Oknum TNI Hajar Aremania Pakai Tendangan Kungfu Dihujat Habis-habisan: Nggak Ada Belas Kasihan dari Sang Penjaga NKRI!

Adapun kerusuhan itu bermula saat beberapa aremania (sebutan buat pendukung Arema FC) turun ke lapangan usai tim kesayangannya ditekuk  Persebaya Surabaya, kedatangan para pendukung itu langsung dijegal petugas keamanan yang berbuntut penembakan gas air mata ke arah tribun penonton. 

Tembakan gas air mata itu bikin seisi stadion panik, mereka berhamburan berebut untuk keluar dari arena tersebut sejumlah penonton terjatuh dan terinjak hal ini diperparah dengan dengan efek gas air mata yang bikin perih mata dan sesak nafas.

Baca Juga: Label Gereja Dicopot Para Pengungsi Setelah Terima Bantuan, Bupati Cianjur: Labelnya Terlalu Menonjol, Tidak Benar Itu!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover