Anggota DPR Pakai Kain Tulisan DK, di Tengah Peristiwa Kanjuruhan, Ini Maksud dan Tujuannya

Anggota DPR Pakai Kain Tulisan DK, di Tengah Peristiwa Kanjuruhan, Ini Maksud dan Tujuannya Kredit Foto: Taufik Idharudin

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terlihat mengenakan kain berwarna hitam dengan tulisan DK. Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani mengatakan bahwa DK adalah kependekan dari Duka Kanjuruhan.

Arsul menyebutkan aksi ini sebagai bentuk keprihatinan anggota DPR atas peristiwa yang merenggut ratusan nyawa Aremania pasca berlaga melawan Persebaya. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah fraksi di DPR menginisiasi pembentukan Pansus untuk menyikapi peristiwa tersebut.

"DK ini sebagai bentuk ekspresi kepedulian dari para anggota DPR RI terkait dengan tragedi di stadion Kanjuruhan itu. Dan kalau kita lihat, sejumlah fraksi dan juga anggota DPR ingin menginisasi Pansus, tentu ini bagus bahwa ini menunjukkan ada cukup perhatian dari DPR RI," katanya kepada awak media, Selasa (04/10/2022).

Baca Juga: Penembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton di Kanjuruhan Dimaklumi Politisi PDIP: Kita Nggak Tahu Kondisi Lapangan

Tapi, ia mengatakan bahwa yang menjadi persoalan adalah hari ini merupakan hari terakhir masa sidang saat ini. Apakah kemudian pansus ini akan terus diagendakan,  ini akan ssngat terhantung bagaimana keseriusan Kementrian dan Lembaga.

"Termasuk Polri yang telah diperintahkan oleh presiden untuk menyelidiki, tentu dengan penyelidikan yang tuntas atas tragedi di Malang. Kalau ternyata DPR, respon kementtian lembaga itu dinilai tidak memadai, maka tidak menutup kemungkinan Pansus itu akan dibentuk pada masa sidang yang akan datang," tuturnya. 

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Tangani Tragedi Kanjuruhan, Politisi PDIP Teriak Lantang: Jangan Sampai Hasilnya Tidak Jelas!

Wakil Ketua Umum PPP ini mengatakan bahwa Kapolri sudah berkomunikasi dengan pimpinan DPR dan juga pimpinan Komisi III DPR tentang langkah langkah yang sedang diambil. Kepada DPR, kata Arsul,  menyampaikan kasus ini akan ditangani secara tuntas.

Ia memaparkan jika Komisi III belum ada agenda untuk memanggil Kapolri guna meminta keterangan soal peristiwa Kanjuruhan karena para legislator sudah masuk masa reses. Nantinya, Komisi III Dapil Jawa Timur yang akan mendatangi lokasi kejadian.

"Karena banyak anggota Komisi III yang dari Dapil Jatim, kita akan mengirimkan tim untuk melakukan pengumpulan fakta-fakta," tuturnya.

Baca Juga: Ikut Sholat Tahajud, Habib Rizieq Shihab Tiba-tiba Muncul di Reuni 212!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover