Polisi Pantengin Enam Titik CCTV Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Ngeri... Ini Lokasi Paling Banyak Memakan Korban!

Polisi Pantengin Enam Titik CCTV Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Ngeri... Ini Lokasi Paling Banyak Memakan Korban! Kredit Foto: Tangkapan layar/Twitter @somehatkoraww

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa tim Labfor Polri masih mendalami enam titik lokasi CCTV. Enam titik tersebut yaitu di pintu 3, 9, 10, 11, 12 dan 13 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Kemudian dilakukan pemeriksaan tetesan darah secara laboratoris pada pintu 11 sampai dengan 13.

"Kenapa di enam titik CCTV ini yang didalami oleh labfor karena dari hasil analisa sementara dinilai titik jatuhnya korban yang cukup banyak. Oleh karena itu perlu ketelitian dan kehati-kehatian juga dari Labfor agar nanti bisa dijadikan sebagai alat bukti bagi penyidik sebelum penyidik nanti tentunya menetapkan tersangka terhadap seseorang," ujar Dedi kepada awak media pada Selasa (04/10/2022).

Baca Juga: Ratusan Aremania Merenggang Nyawa Dalam Semalam, Komisi X DPR Desak Pemerintah Segera Bikin SOP Pengamanan Event Olahraga

Ia juga menyebutkan bahwa Divisi Propam Polri masih melanjutkan pemeriksaan terhadap duapuluh sembilan anggota yang terlibat dalam pengamanan, khususnya terkait dengan Manajemen Operasional Kepolisian (MOK). Selanjutnya akan melakukan gelar perkara untuk menaikkan status dari audit investigasi ke pemeriksaan.

"Dari Itsus Itwasum Polri melakukan analisa dan evaluasi terkait hasil pemeriksaan Irsus pada tingkat Polres yang dipimpin oleh Wairwasum Polri Irjen Pol Tornagogo Sihombing, sebagai bahan pemeriksaan pada tingkat Polda. Rencananya besok akan melakukan pemeriksaan berkolaborasi dengan Divpropam Polri," terangnya.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Memakan Korban Jiwa Hingga Ratusan, Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Salat Gaib!

Terkait dengan perkembangan jumlah korban baik meninggal dan luka, Dedi menuturkan, ada 125 orang meninggal dan 467 orang luka-luka dengan rincian luka ringan ada 408, luka sedang 30 orang dan luka berat ada 29 orang.

"Korban luka yang saat ini masih menjalani rawat inap ada 59 orang yang tersebar di 10 rumah sakit," ujarnya.

Baca Juga: Sempat Bilang Penembakan Gas Air Mata Saat Ricuh di Stadion Kanjuruhan Sesuai Prosedur, Kapolda Jatim Minta Maaf, Akui Ada....

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini memaparkan bahwa sebanyak 29 orang saksi juga diminta keterangan terkait peristiwa itu. Dari 29 orang tersebut, 23 orang diantaranya anggota dan 6 orang lainnya merupakan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Materi pemeriksaan terhadap 29 orang saksi tersebut, kata dia, meliputi hal-hal teknis seperti persiapan penyelenggaraan pertandingan, pengamanan maupun rencana kontijensi dan emergency.

"Saksi-saksi yang diperiksa baik dari saksi dari petugas, panitia penyelenggara, maupun masyarakat yang ada di sekitar," pungkasnya.

Baca Juga: Pj Gubernur Heru Budi Haruskan Seluruh Masjid di Jakarta Setor 50 Persen Infak ke Ormas, Dokter Eva: Hati-hati Bro, Ini soal Amanah

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover