Sebut Tragedi Kanjuruhan Adalah Tragedi Besar yang Menelan Banyak Korban, Teddy Gusnaidi: Jangan Jadikan ini Ladang Politis!

Sebut Tragedi Kanjuruhan Adalah Tragedi Besar yang Menelan Banyak Korban, Teddy Gusnaidi: Jangan Jadikan ini Ladang Politis! Kredit Foto: Fajar.co.id

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi soroti tragedi Kanjuruan, Malang yang memakan banyak korban jiw hingga ratusan.

Kejadian ini menjadi momen kelam bagi dunia sepak bola. Sebab, tak hanya para suporter yang menjadi korban tapi sejumlah anggota polisi juga turut menjadi korban.

Baca Juga: Jenderal Andika Langsung Cari Oknum TNI yang Main Gebuk dan Tendang Di Tragedi Kanjuruhan, Minta Bantuan Masyarakat...

Menurut Teddy, kejadian di stadion Kanjuruhun adalah tragedi besar yang menelan banyak korban jiwa. 

"Provokasi yang terjadi dilapangan sehingga membuat jatuhnya korban jiwa, jangan sampai diprovokasi lagi diluar lapangan," kata dia dari Twitter @TeddGus yang dikutip Populis.id pada Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Kritikan Tajam Fadli Zon Lihat Viralnya Video Oknum Anggota TNI Tendang Suporter Bola Di Tragedi Kanjuruhan: Brutal...

Selain itu, ia juga meminta agar peristiwa Kanjuruhun tak dipolitisasi, apalagi memanfaatkan tragedi untuk pencitraan.

"Untuk menyalahkan dan untuk tampil bak pahlawan. Jangan jadikan tragedi ini ladang politis," ujarnya.

Baca Juga: Ketum PSSI Kena Samber Netizen Gegara Ucapkan 'Hadirin yang Berbahagia' Saat Tragedi Kanjuruhan: Somplak!

Kata dia, pemerintah harus memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan asuransi, yang dirawat agar mendapatkan perawatan yang serius.

"Melakukan pengusutan tuntas untuk mengetahui siapa yang melakukan provokasi sehingga terjadi kerusuhan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa," katanya.

Baca Juga: Nah.. Nah.. Ratusan Nyawa Orang Melayang di Stadion Kanjuruhan, PKS Ngegas: Potret Buruk Rupa! Semakin Mencoreng Wajah...

Dalam hal ini, semua orang tentu dirugikan, tapi hal ini sudah terjadi, menurutnya, maka pembenahan wajib dilakukan. 

"Kedepan harus diutamakan ketegasan aparat untuk mematikan percikan sebelum menjadi kobaran api. Jangan lagi takut akan teror HAM," tuturnya.

Baca Juga: Jauh-jauh Dari Blitar ke Malang Demi Nonton Klub Bola Kesayangan, Nasib Andika Berakhir Tragis! Pulang Tak Bernyawa dan Memar...

"Terlepas dari tindakan pencegahan yang dari jauh-jauh hari telah dilakukan oleh pihak kepolisian, demi keamanan, meminta secara resmi untuk memajukan waktu pertandingan dari jadi jam 20:00 menjadi 15:30, sayangnya hal ini tidak ditanggapi oleh panitia & tetap melaksanakan di jam 20:00," sambungnya.

Maka, sudah waktunya berbenah, aparat kepolisian sudah harus melakukan tindakan pelumpuhan, tindakan tegas terhadap pihak yang terlihat berpotensi membuat kerusahan. 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruan Memakan Korban, Ratusan Nyawa Melayang, Anggota DPR: Mestinya Malu! Kiranya Gotong Royong Beri Santunan...

"Pelumpuhan itu tentu akan membuat sehat kompetisi, karena kompetisi sepak bola butuh keamanan dan kenyaman," paparnya.

Baca Juga: Jika Habib Rizieq Cs Pilih Anies Baswedan di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Bakal Ditinggal Gara-gara Ini!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover