Viral! Rekaman Kesaksian Ibu Penjual Dawet di Dekat Stadion Kanjuruhan: Banyak Suporter yang Mabuk…

Viral! Rekaman Kesaksian Ibu Penjual Dawet di Dekat Stadion Kanjuruhan: Banyak Suporter yang Mabuk… Kredit Foto: Tangkapan layar/Twitter @somehatkoraww

"Suporter sebelumnya sudah mabuk semua, yang meninggal pun banyak yang berbau alkohol. Yang saya tolong itu Mas Nawi itu ternyata juga pemabuk," katanya.

"Lha polisi yang menolong anak terjepit, tapi dipukuli kepalanya. Kenapa saya tahu? Karena saya selamatkan di toko saya," lanjutnya.

Ibu tersebut juga menjelaskan dagangannya sempat jadi sasaran amukan karena ia menolong aparat dan anak kecil tersebut. Ibu tersebut juga mengaku, para supporter tersebut bertingkah seperti ‘jaran kepang’ hal itu disebabkan karena mereka berada di bawah pengaruh miras.

"Mereka mabuk dan banyak yang konsumsi obat terlarang," katanya.

Di akhir VN tersebut, ibu penjual dawet itu mengatakan bahwa polisi ataupun supporter tidak bisa disalahkan dalam keadaan tersebut.

Postingan video tersebut lantas menuai beragam komentar dari warganet, ada yang pro dan ada yang kontra.

"Oalah. Tadi pas denger katanya diizininnya jam malem, udah ada firasat, 'Wah kalau malem ya jamnya orang mabuk ugal-ugalan' kubilang. Ternyata bener, nggak ada orang eling yang rusuh lagi nonton hiburan. Yang jelas ini salah ada di dua belah pihak. Nggak bisa kita salahin si ini si itu," cuit warganet.

"Kenapa harus mabuk terus pakai obat-obatan segala ya. Nggak melarang, cuma ini kan menyangkut keselamatan diri sendiri sama suporter lain. Apalagi disebutin ada anak kecil. Minum es teh aja udah paling enak," cuit warganet lainnya.

Tidak sedikit juga warganet yang tidak percaya dari voice note kesaksian dari ibu penjual dawet tersebut.

Baca Juga: Disiapkan Pemerintah Pascatragedi Kanjuruhan, Apa Tujuan Trauma Healing?

“Seumur hidup saya ke kanjuruhan, tidak pernah lihat orang jualan dawet” ucap warganet.

"Padahal aku juga bisa suruh tante aku bikin VN kayak gini, tinggal tulis narasinya doang," komentar warganet lain.

"Seperti narasi-narasi lain yang berbentuk thread ataupun ketikan. Aku juga bisa nyuruh adik sepupuku ngarang. Yang penting dia udah dikasih pelajaran huruf a-z," kata warganet lainnya lagi.

Adapun, seperti dilansir Kompas.com, tidak ada toko dawet di dekat pintu 3 Stadion Kanjuruhan. Bukan toko dawet, melainkan toko mebel di dekat pintu 3. 

Baca Juga: Niat Kaesang Masuk Politik Dikuliti, Ternyata Trah Jokowi Mau Nyaingin Trah Soekarno!

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover