Babak Belur Gegara Bilang Aremania Kayak Preman, Ade Armando Beri Klarifikasi,Tapi Tetap Salahkan Penonton, dan Ngotot Bela Polisi, Astaga!

Babak Belur Gegara Bilang Aremania Kayak Preman, Ade Armando Beri Klarifikasi,Tapi Tetap Salahkan Penonton, dan Ngotot Bela Polisi, Astaga! Kredit Foto: Sumber Lain

Pegiat media sosial Ade Armando memberi klarifikasi setelah pernyataan kontroversialnya atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang dikecam berbagai pihak. Dimana Ade menyebut aremania, julukan pendukung Arema FC seperti preman dan sok jagoan sehingga memicu kerusuhan mengerikan itu.  

Ade mengaku pernyataannya itu tidak ditujukan kepada semua aremania yang hadir saat peristiwa itu, dia menyebut omongannya itu dialamatkan kepada Aremania yang masuk ke lapangan usia Singo Edan ditekuk tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor tipis 2 - 3.

Dia mengatakan dari 42 ribu suporter arema yang hadir ke stadion saat itu,.hanya sekitar  3000 saja yang menginvasi lapangan usai  lagi, mereka ini yang disebut preman dan sok jagoan oleh Ade Armando. 

Baca Juga: Disebut Kayak Preman Saat Kerusuhan Kanjuruhan, Aremania Angkat Bicara, Hei Ade Armando Pasang Kuping Baik-baik!

“Pernyataan saya ternyata menimbulkan kontroversi. Ada beberapa hal yang harus saya jelaskan. Buat saya pangkal masalah pada 3.000 orang yang melanggar hukum dengan masuk ke dalam lapangan. Hanya sebagian. Sangat kecil,” kata Ade dalam sebuah video di saluaran Youtube Cokro TV dikutip Populis.id Rabu (5/10/2022). 

Ade mengatakan, gara-gara kelakuan ribuan aremania yang merangsek masuk stadion ratusan sahabatnya harus meregang nyawa dengan cara tragis. Dia menyebut para pendukung Arema FC yang tetap duduk di tribun usai timnya kalah di  kandang sendiri jelas sangat kecewa, tetapi mereka menahan diri untuk tidak masuk ke lapangan, mereka adalah penonton yang dewasa. 

“Saya merasa gara-gara kelakuan mereka ini, ada 125 orang Aremania yang tewas. Doa saya bersama 125 orang yang tewas. Mereka yang memilih tertib sesudah pertandingan berakhir,” tuturnya. 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Jeritan Ibu Saat Tribun Penonton Dihujani Tembakan Gas Air Mata: Bayi Saya Nggak Bernafas… Anak Saya Mati!

“Dalam pandangan saya, kita harus berani melacak ke sumber permasalahan. Pangkal masalahnya ada pada perilaku sebagian suporter yang meluapkan amarahnya ke tengah lapangan,” katannya menambahkan. 

Baca Juga: Jika Habib Rizieq Cs Pilih Anies Baswedan di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Bakal Ditinggal Gara-gara Ini!

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover