Fenomena Crowd Behaviour Disebut-sebut Terjadi di Dalam Tragedi Kanjuruhan, Lalu, Apa Maksud dari Fenomena Tersebut?

Fenomena Crowd Behaviour Disebut-sebut Terjadi di Dalam Tragedi Kanjuruhan, Lalu, Apa Maksud dari Fenomena Tersebut? Kredit Foto: Fajar.co.id

Fenomena crowd behaviour disebut dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan lebih supporter klub bola Arema pada Sabtu (1/10).

Baca Juga: Tidak Terbukti, Pengakuan Penjual Dawet Dekat Stadion Kanjuruhan yang Klaim Suporter Konsumsi Miras dan Obat Terlarang

Pakar sosiolog dari Universitas Padjajaran (Unpad), Hery Wibowo mengatakan bahwa salah satu pihak yang perlu diedukasi untuk menerima segala keadaan tim kesayangannya adalah suporter.

Lantas apa sebenarnya maksud fenomena crowd behaviour yang terjadi dalam tragedi Kanjuruhan tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Fenomena Crowd Behaviour?

Crowd behaviour adalah fenomena ketika sejumlah orang yang berkumpul dalam suatu kerumunan khusus akan berpotensi menghasilkan perilaku yang tidak akan terjadi pada situasi normal. Fenomena ini merupakan perilaku individu yang memicu perilaku kolektif. 

Seseorang dalam menghasilkan crowd behavior akan memiliki keberanian semu yang mampu memicu keberanian kolektif lainnya. Bahkan seorang individu akan merasa sangat berani dan kuat (powerfull), merasa benar, dan tanpa ragu melakukan suatu tindakan.

Baca Juga: Ngaku Pro Relawan Anies, Eh Rocky Gerung Bongkar Borok Para Relawannya Ganjar: Dikasih Uang Jajan Dulu Baru Jalan

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover