Peristiwa berdarah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya merupakan pelajaran bagi kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.
"Berkaca dengan peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, memberikan kami turning point untuk melakukan evaluasi terhadap standar sistem pengamanan," ujarnya saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan kegiatan Parliamentary Speakers Summit (P20) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (4/10).
Menurut perwira tinggi Polri itu, pedoman untuk mengontrol massa sebenarnya sudah tertera dalam Peraturan Kapolri (Perkap).
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.