Pendeta Gilbert Semakin Menjadi-jadi, Sebut Ayah Brigadir J Nggak Tahu Pelecehan ke Bininya Sambo: Nggak Usah Ribut, Ibu Putri Lebih Tahu!

Pendeta Gilbert Semakin Menjadi-jadi, Sebut Ayah Brigadir J Nggak Tahu Pelecehan ke Bininya Sambo: Nggak Usah Ribut, Ibu Putri Lebih Tahu! Kredit Foto: suara.com

Ayah mendiang Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) membongkar habis-habisan percakapan dirinya dengan pendeta Pendeta Gilbert Lumoindong.

Percakapan itu terjadi setelah Samuel yang tak terima dengan tudingan Gilbert menghubungi rohaniwan tersebut untuk meminta klarifikasi atas pernyataannya yang menyebut Brigadir J memang melecehkan istri atasannya, Putri Candrawathi.

Samuel Hutabarat membocorkan pesan Pendeta  Gilbert itu saat hadir menjadi bintang tamu di  podcast Uya Kuya TV beberapa hari lalu.

Dalam percakapan keduanya, Pendeta Gilbert tetap ngotot pada pendirian, dia mengatakan Brigadir J memang melecehkan Putri Candrawathi saat mereka berada di Magelang. Gilbert bahkan mengatakan Samuel tak tahu apa-apa mengenai kejadian di Magelang tersebut. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Segera Diseret ke Kursi Pesakitan, Kejagung Sesumbar Tak Akan Ada Intervensi: Masyarakat Mengawasi

"Gak usah kita ribut, Bapak tidak tahu apa yang terjadi di Magelang, Ibu Putri lebih tahu, jadi jujurlah jujur dalam nama Yesus. Kalau Bapak gak tahu, Bapak kan hanya berasumsi (bahwa) anak saya baik, sanak saya baik," kata Pendeta Gilbert lewat pesan suara kepada Samuel Hutabarat sebagaimana dikutip Populis.id Rabu (5/10/2022). 

Tak hanya sampai di sana, menurut Samuel Hutabarat, Gilbert Lumoindong juga menantang dirinya soal pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

"Tetapi juga sama, jika Bapak tidak tahu kami bicara seenaknya, apakah Bapak siap menanggung hukuman itu? Untuk itu, silahkan Pak begitu, saya makasih Bapak, doa saya menyertai. Jangan sampai di antara kita ada masalah karena Bapak sedang masih harus berpikiran menghadapi urusan ini, doa saya menyertai," ujarnya menirukan Gilbert Lumoindong.

Samuel sendiri benar-benar tak bisa menerima tudingan pendeta Gilbert, sebab kasus dugaan pelecehan seksual itu sebenarnya sudah dihentikan oleh pihak kepolisian, sebab laporan Putri terkait tindakan tak senonoh Brigadir J tak terbukti. Laporan itu dilayangkan Putri di Polres Metro Jakarta Selatan beberapa hari setelah Brigadir J dihabisi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

"Negara kita negara hukum, laporan FS (Ferdy Sambo) dan PC (Putri Candrawathi) tentang pelecehan dan ancaman pembunuhan yang di Duren Tiga sudah di-SP3 (dihentikan), berjuta rakyat Indonesia dibohongi. Apakah anda mau dibohongi yang kedua kali padahal anda seorang pendeta? Seharusnya anda tunjukan bahwa anda seorang hamba, bukan seorang juru bicara pembohong," kata Samuel dalam pesan yang ia kirim ke pendeta Gilbert. 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Jeritan Ibu Saat Tribun Penonton Dihujani Tembakan Gas Air Mata: Bayi Saya Nggak Bernafas… Anak Saya Mati!

"Syalom, Pak Samuel. Saya sayang Yosua, saya sayang bapak dan ibu serta Reza. Bapak dan ibu keluarga orang baik, tetapi sesuai petunjuk, saya langsung tanya ibu Putri semua itu jujur terjadi. Saya hamba Tuhan, saya berdosa jika saya tidak berbicara kebenaran, saya sangat menghormati dan menghargai bapak ibu, Tuhan Yesus tolong kita semua hidup dalam kebenaran dan kejujuran," jawab Gilbert menanggapi Samuel. 



Terkait

Terkini

Populis Discover