Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapati berbagai cerita dan bukti kondisi jenazah dari aremania yang tewas di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Fakta tersebut didapati oleh Komnas HAM ketika menyambangi lokasi tragedi, Senin (3/10/2022).
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengungkapkan, fakta tersebut menjadi catatan penting dalam menyelidiki kasus tewasnya ratusan orang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Ada dua catatan penting dari hasil temuan Komnas HAM.
Pertama, terkait kondisi jenazah supporter, ditemukan dalam keadaan wajah membiru.
"Beberapa catatan penting yang kami dapatkan. Pertama adalah kondisi jenazahnya mukanya biru. Banyak yang mukanya biru," ujar Choirul Anam dalam keterangannya dilansir dari kanal YouTube Komnas HAM, Rabu (5/10/2022).
Ia menegaskan, kondisi beberapa jenazah tersebut sangat mengerikan. Pasalnya, kemungkinan membiru karena kekurangan oksigen dan banyak menghirup gas air mata yang ditembaki oleh aparat kepolisian.
Baca Juga: Terkuak! Mulai Selidiki Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Ungkap Beberapa Temuan, Ternyata...
"Ini menunjukkan kemungkinan besar kekurangan oksigen karena juga gas air mata, jadi mukanya biru. Terus ada yang matanya merah, keluar busa dari mulutnya," ungkapnya.
"Kondisi jenazahnya sendiri secara fisik ada beberapa yang sangat-sangat memprihatinkan yang menunjukkan sebenarnya adanya kurang lebih menjadi potensi penyebab kematian," lanjutnya.