Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian Untayana mengkritik keras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menurut dia eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sama sekali tidak bisa bekerja. Buktinya selama lima tahun memimpin Jakarta, Anies tak sama sekali tak pernah menorehkan prestasi mentereng.
Kritik keras anak buah Giring Ganesha itu disampaikan untuk menanggapi pencapresan Anies Baswedan pada Pemilu 2024 mendatang. Dimana Anies Baswedan sudah resmi diumumkan sebagai calon presiden dari NasDem.
"Kalau dari sudut pandang kami jelas, pertanggungjawaban Anies sekalipun kita tolak karena tidak ada kemajuan berarti terhadap masalah-masalah substansial DKI Jakarta sekalipun selama 5 tahun menjabat Pak Anies sudah memiliki total APBD kurang lebih Rp.400 Triliun," kata Justin saat dikonfirmasi, Kamis (6/10/2022).
Selama memimpin Jakarta, Anies kata Justin memilih mengerjakan program-program yang bersifat remeh temeh, padahal Ibu Kota punya segudang masalah serius macam ancaman banjir yang sudah menjadi langganan tetap DKI hingga masalah kemacetan yang sama sekali tak bisa diurai Anies.
"Dibanding fokus menyelesaikan normalisasi sungai, dia malah fokus pada hal-hal yang bersifat supporting bukan utama. Seperti banjir dengan sumur resapan, dan toa," katanya.
Menengok rekam jejak Anies di Jakarta, kata Justin alumus Universitas Gadjah Mada itu jelas pemimpin gagal, untuk itu dia mengaku pesimis Anies bisa memimpin Indonesia dengan masalah yang jauh lebih kompleks.
"Tapi sepertinya Pak Gub lebih tertarik kegiatan seperti balapan Formula E, atau sebatas JPO selfie saja. Jadi selama 5 tahun saja sulit untuk diharapkan, apalagi 1 minggu," ungkapnya.
Sekedar diketahui, sebelumnya Partai NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang bakal diusungnya pada Pilpres 2024. Deklarasi itu dilakukan di NasDem Tower, pada Senin (3/10/2022).
Hanya berselang beberapa jam dari Deklarasi NasDem, PSI kemudian ikut mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai sosok yang dianggapnya pantas menjadi calon presiden pada Pilpres 2024. Sedikit berbeda dengan NasDem, deklarasi PSI ini dilakukan secara virtual.