Klaim Tragedi Kanjuruhan Karena Pintu Terkunci, Jokowi Habis-habisan Dikritik: Nggak Berani Nyebut Korban Tewas Karena Gas Air Mata Pak?

Klaim Tragedi Kanjuruhan Karena Pintu Terkunci, Jokowi Habis-habisan Dikritik: Nggak Berani Nyebut Korban Tewas Karena Gas Air Mata Pak? Kredit Foto: BPMI Setpres

Sebagaimana diketahui, tragedi Kanjuruhan bermula ketika Aremania, julukan untuk pendukung Arema FC mencoba menginvasi lapangan usia  Singo Edan ditekuk tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Kedatangan Aremania yang untuk menyemangati tim kesayangannya usai kekalahan tersebut justru dihalau aparat keamanan. 

Mereka lantas terlibat saling kejar-kejaran di tengah lapangan yang berbuntut pada tembakan gas air mata. Melihat itu, beberapa Aremania lainnya ikut turun ke lapangan dengan tujuan membantu temannya, namun polisi kembali melepaskan  tembakan gas air mata yang bahkan beberapa kali diarahkan ke penonton tribun yang membuat seisi stadion panik dan berhamburan keluar, mereka berebut pintu keluar hingga berdesak-desakan. 

Dari hasil investigasi Komnas HAM,  tembakan gas air mata itu disinyalir menjadi penyebab utama tewasnya ratusan korban tersebut, itu terkonfirmasi dari kondisi jenazah yang mengeluarkan busa di mulut, mata memerah hingga wajah yang membiru. Mereka diduga tewas karena kekurangan oksigen akibat kepulan asap gas air mata yang bikin sesak nafas dan perih di mata.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover