Kapolri 'Dicuekin' Jokowi Gegara Kasus Ferdy Sambo dan Tragedi Kanjuruhan

Kapolri 'Dicuekin' Jokowi Gegara Kasus Ferdy Sambo dan Tragedi Kanjuruhan Kredit Foto: Kompas TV via Instagram/@makasar_iinfo

Viral sebuah video yang menunjukkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menyalimi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada acara peringatan HUT TNI di Istana Negara, Rabu (5/10/2022) lalu.

Dalam video yang beredar di media sosial itu, nampak Presiden Jokowi yang baru datang langsung menyalami orang-orang yang sudah menunggunya.

Mereka yang disalami Jokowi di antaranya Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, dan sejumlah petinggi TNI lainnya.

Baca Juga: Kapolri Listyo Umumkan Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan, Berikut Daftar Namanya

Sementara Kapolri yang berada di samping Andika Perkasa tak disalami oleh Jokowi. Padahal, nampak Kapolri sudah bersiap untuk menyalami Jokowi.

Akan tetapi, setelah menyalami Andika Perkasa, Jokowi dengan dinginnya melewatkan sambutan Kapolri dan langsung menyalami KSAD Dudung Abdurachman.

Insiden ini sontak menjadi tanda tanya besar para netizen. Mereka menduga insiden tak disalaminya Kapolri itu berkaitan dengan sejumlah peristiwa hukum yang menyeret anggota Kepolisian belakangan ini.

Baca Juga: Nah Lho.. Saling Berhadapan, Tapi Jokowi dan Kapolri Enggak Jabatan Tangan, Kenapa Tuh?

"Hanya Kapolri Listyo Sigit yang tidak disalami Presiden Jokowi pada HUT TNI Rabu, 5 Oktober 2022. Mungkin Karena "Anu". Khan Iyyaaa," cuit netizen @cobeh2021.

Seperti diketahui, belakangan Polri disorot publik karena kasus kematian Brigadir Yosua yang dibunuh oleh eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Kematian Brigadir Yosua ini melibatkan sejumlah anggota Polri yang dengan sengaja merekayasa dan menghalang-halangi proses penyidikan. Yang pada akhirnya anggota Polri yang terbukti menghalang-halangi proses penyidikan dijadikan tersangka.

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Tragedi Kanjuruhan Harus Diusut Tuntas, Jangan Ada yang Ditutup-tutupi: Sanksi Pidana Mesti Dijatuhkan!

Korps Bhayangkara kembali menjadi sorotan publik terkait tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang. Dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya, polisi menembakkan gas air mata ke arah penonton yang mengakibatkan kematian.

Polri dianggap menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan korban jiwa.

Akibatnya, dua anggota Polri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sembilan anggota lainnya dimutasi, dan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya.

Baca Juga: Jika Habib Rizieq Cs Pilih Anies Baswedan di Pilpres 2024, Prabowo Subianto Bakal Ditinggal Gara-gara Ini!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover