Populis, Jakarta -
Sejumlah gas air mata yang digunakan personel Brimob pada tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10) sudah kedaluwarsa sejak 2021. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo.
"Ada beberapa yang diketemukan, ya. Yang 2021 ada beberapa," ucap Dedi di Mabes Polri, Senin (10/10).
Baca Juga: Identitas Pelaku Kerusuhan di Luar Stadion Kanjuruhan Sudah Dikantongi Polisi, Siap-siap!
"Saya masih belum tahu jumlahnya, tetapi itu yang masih didalami," lanjutnya.
Dalam peristiwa berdarah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10) lalu, menewaskan banyak nyawa melayang.