PKS Wanti-Wanti KPK Jangan Jegal Anies Baswedan

PKS Wanti-Wanti KPK Jangan Jegal Anies Baswedan Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Jubir PKS Pipin Sopian mewanti-wanti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tak menjadi alat politik kekuasaan.

Hal ini ia ungkapkan untuk menganggapi isu kriminalisasi KPK terhadap Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi Formula E.

Lebih lanjut Pipin mengatakan bahwa jika KPK digunakan sebagai alat politik kekuasaan, maka akan sangat berbahaya bagi Indonesia.

Baca Juga: Makin Panas! Heru Budi Orangnya Jokowi Bakal Jegal Anies Melaju di Pilpres 2024

“Jadi penjegalan ini sangat bahaya. Saya sebagai jubir PKS dengan tegas mengatakan, siapapun penegak hukum termasuk KPK, tak boleh jadi alat kekuasaan untuk menjegal,” ujar Pipin di Jakarta, Senin (10/10/2022).

Sebelumnya Koran Tempo melaporkan bahwa Ketua KPK Firli Bahuri ngotot menginginkan Anies Baswedan segera ditetapkan sebagai tersangka meski belum cukup bukti.

Filri mau Anies sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Formula E sebelum ia dideklarasikan sebagai Capres 2024.

Baca Juga: AHY Tegaskan Demokrat Belum Berkomitmen Koalisi dengan PKS dan NasDem

Sementara itu, Anies Baswedan telah dicapreskan oleh Partai NasDem. Meski begitu, KPK menyatakan tetap akan melanjutkan kasus dugaan korupsi Formula E. KPK juga membantah penyelidikan kasus tersebut berkaitan dengan Pilpres 2024.

Anies pun mengaku percaya KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri akan bekerja profesional menangani kasus Formula E meski beredar isu dirinya bakal dikriminalisasi.

Menurutnya, sudah sewajarnya KPK menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan korupsi yang menyeret nama Anies.

“Saya rasa KPK menjalankan tugasnya secara profesional. Ketika sebuah institusi menerima laporan maka institusi harus menindaklanjuti,” kata Anies di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (9/10).

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover