Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengomentari program sumur respaan Anies Baswedan yang diklaim mumpuni menangani banjir di Jakarta.
Heru mengatakan program sumur resapan memang di butuhkan di Jakarta, tertutama di tempat yang memiliki kontur tanah cekung seperti di kawasan Jakarta Selatan.
Untuk kelanjutan Program ini Heru mengaku bakal menindaklanjutinya, dia bakal meninjau kembali seberapa efektif program dranase vertikal yang menguras anggaran jumbo itu, sebab dia sudah diberi tugas khusus oleh Presiden Joko Widodo untuk mengatasi banjir dan macet di Jakarta setelah menjadi Pj Gubernur DKI periode 2022 -2024.
"Jadi, program sumur resapan itu tidak buruk juga ya, Sumur resapan itu di beberapa tempat tertentu seperti Jakarta Selatan, yang memang dia cekung. Kan kalau sungainya di atas dia di bawah, harus dibikin sumur resapan, itu nanti kami lihat," ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (12/10/2022).
Heru sudah menemui Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (12/10/2022) siang, keduanya berbicara banyak hal soal penanganan berbagai masalah di Jakarta setelah Anies Baswedan purna tugas pada 16 Oktober 2022 mendatang.
"Ya, mengobrol ringan sambil makan siang dan tentunya ada beberapa hal yang beliau perlu sampaikan ke saya, antara lain pelayanan harus berkelanjutan, kira-kira seperti itu," ucapnya.
Anies menurut Heru, juga berpesan hal yang sama terkait program penanganan banjir serta pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
Dia menyatakan tidak masalah diberi tugas sebagai Pj Gubernur DKI ketika ibu kota kerap dilanda banjir. Pasalnya, hal serupa juga dihadapinya ketika dilantik sebagai Wali Kota Administratif Jakarta Utara medio 2014 silam
Heru bahkan mengatakan sudah berkomunikasi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta DPRD DKI terkait penanganan banjir.
"Kami ke lapangan bersama Kementerian PU, saya sudah komunikasi yang mana yang bisa ditanggulangi cepat, ya kami lihat per lokasi. Saya juga sudah bicara dengan Pak Ketua DPRD untuk bersama-sama melihat yang mana bisa dipercepat," katanya.
Heru ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Pj Gubernur DKI setelah melalui sidang Tim Penilai Akhir (TPA) pada Jumat (7/10/2022) pekan lalu. Heru bukan orang baru di lingkungan Pemprov DKI.
Dia pernah menjabat Wali Kota Administratif Jakarta Utara serta Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov DKI semasa Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta. Heru juga sempat menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) saat era kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.