Irjen Teddy Minahasa Nyambi Dagang Narkoba, Orangnya Mas AHY Teriak Lantang: Hukum Seberat-beratnya!

Irjen Teddy Minahasa Nyambi Dagang Narkoba, Orangnya Mas AHY Teriak Lantang: Hukum Seberat-beratnya! Kredit Foto: Istimewa

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Santoso mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberi hukuman Seberat-beratnya kepada Calon Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa Putra .

Santoso merasa heran karena bisa-bisa aparat penegak hukum memperjualbelikan narkoba yang hendak dijadikan barang bukti dalam suatu kasus. Menurutnya, hukuman mati cocok untuk para pelaku dengan pelanggaran berat.

Baca Juga: Jadi Polisi Paling Tajir di Indonesia Gegara Jualan Narkoba, Iblis Kalau Ketemu Teddy Minahasa, Pasti Manggilnya Lord Teddy!

"Irjen Teddy Minahasa yang menjual sabu sebagai barang bukti layak dihukum seberat-beratnya (mati). Hukuman itu layak diberikan karena yang bersangkutan sebagai aparat penegak hukum malah melakukan pelanggaran hukum yang sangat berat," kata Santoso kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).

Santoso meminta Listyo tidak pandang bulu dalam menindak oknum-oknum berpangkat jenderal yang berseliweran di internal Polri.  Ia berharap kepolisian tidak hanya memberi hukuman pemecatan, tapi juga hukuman pemenjaraan.

"Menjadi keharusan Kapolri untuk menindak oknum anggota Polri apapun pangkatnya yang melakukan pelanggaran hukum harus ditindak tegas. Tindakan tegas mulai dari sanksi pemecatan sampai dengan pemenjaraan sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Menurut Santoso, kesalahan Teddy dengan menjual barang bukti sabu, telah mencoreng habis nama baik institusi Polri. Hal ini dinilai akan menambah keterpurukan kepercayaan masyarakat akibat perilaku oknum anggota Polri.

Baca Juga: Belajar Dari Tragedi Kanjuruhan, Polri Akhirnya Tobat Nggak Mau Pakai Gas Air Mata Lagi!

Tidak berhenti disitu, Santoso juga meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus peredaran narkoba. Pertama dengan cara menangkap dan memberi jeratan hukum kepada pihak yang menerima sabu dari Teddy.

"Penerima barang bukti berupa sabu itu juga layak dihukum yang sama beratnya dengan Irjen Teddy M berikut jaringannya. Polri tidak boleh tebang pilih dalam kasus ini, semua yang terlibat harus ditangkap agar jaringan pengedar narkoba di Indonesia terbongkar," jelasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover