Reza Indragiri Amriel mengatakan jika organisasi kepolisian sudah tidak kohesif, maka puncaknya adalah masyarakat yang merasakan mudharatnya.
Reza Indragiri Amriel menilai jika dilihat dari motif peredaran narkotika itu ada dua kemungkinan. Pertama, jual beli barang bukti sebagai cara instrumental untuk memperoleh harta.
“Corruption by greed. Penyimpangan sebagai ekspresi kerakusan. Disebut 'tipikal' karena korupsi merupakan salah satu subkultur menyimpang di seluruh organisasi kepolisian,” kata Reza Indragiri Amriel.
Kedua, strategic model. Model tersebut, memandang bahwa aparat penegak hukum bekerja sesungguhnya tidak murni untuk penegakan hukum itu sendiri.
Reza Indragiri Amriel menjelaskan dalam model itu dijadikan sarana untuk mendokrak kariernya sendiri dengan cara menciptakan kasus sendiri, kemudian dia mengungkapnya sendiri untuk bisa masuk dalam radar pimpinan, kemudian mendapat promosi karena dianggap berprestasi.
“Inilah strateginya lewat mempahlawakan dirinya sendiri dalam rangka membangun karir. Masturbasi agar dapat promosi, begitu kiasannya,” kata dia.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.