Nyinyiran Orang Golkar Buat Pj Gubernur DKI Nggak Kira-kira, Sebut Heru dan Ahok Sama-sama Tak Becus: Kita Pilih Lagi Gubernur yang Bener!

Nyinyiran Orang Golkar Buat Pj Gubernur DKI Nggak Kira-kira, Sebut Heru dan Ahok Sama-sama Tak Becus: Kita Pilih Lagi Gubernur yang Bener! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Politikus Golkar sekaligus loyalis garis keras Anies Baswedan Andi Sinulingga mengkritik Pejabat Gubernur (Pj) DKI Jakarta Heru Budi Hartono. 

Dia menyebut Pj pengganti Anies Baswedan ini punya gaya kepemimpinan seperti Gubernur terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menurutnya tidak pernah beres dalam mengurus berbagai masalah di Jakarta.

"Gak apa-apa, anggap aja Ahok yang pimpin Jakarta 2 tahun ini," kata Andi di akun Twitter-nya dikutip Kamis (20/10/2022). 

Baca Juga: Ahok Komentari Posko Pengaduan yang Diaktifkan Lagi Sama Heru Budi, Eh Dikomentari Balik Sama Said Didu, Omongannya Singkat Padat Menohok!

Andi meminta masyarakat Jakarta untuk bersabar selama dua tahun ke depan atau sampai masa jabatan Heru tuntas di DKI. Setelah tuntas pada 2024 mendatang masyarakat Ibu Kota lanjut Andi baru bisa memilih gubernur baru yang punya pola kerja seperti Anies Baswedan. 

"Toh setelah itu pilkada lagi, kedaulatan rakyat pulih kembali, kita bisa pilih gubernur yang bener lagi," sindirnya.

Adapun Heru Budi resmi menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta setelah Anies Baswedan lengser pada 16 Oktober 2022 lalu, dia resmi dilantik sehari setelahnya dan langsung bikin gebrakan. Hari pertama berkantor di Balai Kota DKI Jakarta, Heru langsung menghidupkan kembali program pengaduan masyarakat di Balai Kota. 

Hal ini jelas menyedot perhatian masyarakat lantaran, posko pengaduan itu adalah program besutan Ahok yang dihapus di era Anies Baswedan. Tak hanya soal posko pengaduan Heru juga berencana membenahi kawasan Monas yang digunduli Anies Baswedan, selain itu juga bakal meninjau kembali ide Anies Baswedan untuk menjual saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan produsen bir, PT Delta.  Keputusan Heru mengaktifkan kembali posko aduan masyarakat ini mendapat apresiasi dari Ahok, 

“Semoga banyak warga merasakan manfaatnya langsung,” kata Ahok kepada Populis.id

Menurut Ahok dengan adanya posko tersebut, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak bisa lagi berleha-leha. Lagipula posko pengaduan ini dinilai  lebih efektif sebab sebab masyarakat langsung bisa bertemu pejabat Pemprov DKI Jakarta dan mengutarakan masalahnya.

Baca Juga: Lagi Nobar Video Pembunuhan Brigadir J, Anak Buah Ferdy Sambo Tetiba Histeris Lihat Yosua Lewat Pakai Baju Serba Putih, Langsung Ngacir

Ini berbeda dengan sistem pengaduan secara daring lewat aplikasi Qlue yang dibesut di masa kepemimpinannya. Menurut Ahok tidak semua masyarakat  mengerti menggunakan aplikasi ini, lagi pula pengaduan secara daring kerap telat direspons. 

"Biar warga DKI merasa ada pejabat yang menjadi pelayan mereka. Siapa yang mau posisi tertinggi, dia yang harus paling banyak melayani rakyat," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover