Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menilai Anies Baswedan memiliki kapasitas untuk menjadi presiden dan menawarkan diri kepada publik maju di Pilpres 2024.
Hal itu dikatakan Dedi berdasarkan melihat hasil kinerja Anies memimpin DKI Jakarta yang sudah berjalan empat tahun.
"Secara kapasitas personal cukup bagi Anies menawarkan diri pada publik untuk dipilih saat Pilpres," kata Dedi yang dikutip pada Jumat (29/10/2021).
Baca Juga: Anies Baswedan Sampai Geleng-geleng: Orang Baik Terjun ke Politik Malah Dipermasalahkan
Namun, untuk maju di Pilrpres 2024, Anies harus memiliki kendaraan politik. Jika tak mendapat kendaraan politik maka akan sia-sia.
"Tetapi perlu diingat dalam demokrasi elektoral, keterusungan harus diutamakan. Secendekia apa pun tokoh, jika tidak berhasil mendapat tempat di partai pengusung, maka hanya akan jadi wacana," ujar Dedi.
Selanjutnya, meskipun Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta meluncurkan sepuluh poin rapor merah empat tahun kepemimpinan Anies di Jakarta, menurutnya, kondisi Ibu Kota saat ini jauh lebih baik dari era gubernur sebelumnya.
"Secara umum, kondisi Jakarta hari ini jauh lebih baik dan perubahan di Jakarta terlihat cepat jika dibandingkan periode kepemimpinan sebelumnya," kata Dedi.
"Artinya, Anies dengan periode yang pendek ini, cukup banyak miliki bukti adanya geliat pembangunan. Soal kekurangan, tentu ada," sambung Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion itu.
Sebelumnya, LBH Jakarta meluncurkan rapor merah empat tahun kepemimpinan Anies selama memimpin Ibu Kota.
Dalam rapor itu terdapat sepuluh poin masalah di Jakarta yang dianggap gagal Anies selesaikan.
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.