Duet Anies-AHY Sudah Final, Faizal Assegaf: PKS Legowo Makin Matang Berpolitik!

Duet Anies-AHY Sudah Final, Faizal Assegaf: PKS Legowo Makin Matang Berpolitik! Kredit Foto: Istimewa

Aktivis 98 Faizal Assegaf mengatakan, hasil konsolidasi politik antara Partai NasDem, Demokrat dan PKS telah mengerucut.

Ketiga partai itu disebut telah bersepakat untuk mengusung Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Duet Anies-AHY sudah final,” ujarnya dalam unggahannya, Rabu, (26/10/2022).

Menurutnya, Demokrat dan NasDem menyambut baik sikap Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang sempat digadang-gadang untuk mendampingi Anies. Begitu pun Deklarator PKS Hidayat Nur Wahid disebutnya legowo.

Baca Juga: Surya Paloh Sebut AHY Masuk Kriteria Cawapres Anies

Hal itu kata dia menunjukkan para kader PKS yang semakin matang dalam konsolidasi politik jelang Pilpres.

“PKS soft landing, Demokrat & NasDem tampak happy menghadapi sikap legowo Aher & pak Hidayat Nur Wahid, keren. Menunjukan para tokoh PKS semakin matang dalam konsolidasi politik jelang Pilpres,” tuturnya.

Menurut Aktivis 98 ini, koalisi ketiga partai akan diapresiasi oleh masyarakat.

Baca Juga: Bertemu AHY, Surya Paloh Pastikan Koalisi PKS-NasDem-Demokrat Segera Deklarasi

Menariknya kata dia, PKS, Demokrat dan NasDem semakin bersenyawa dengan kelompok progrsif perubahan.

Dia memperkirakan momentum deklarasi Anies-AHY pd 10 November bakal menyulut ledakan politik nasional.

Ihwal itu harus disiapkan secara matang agar jutaan pendukung dapat berkontribusi secara efektif.

Baca Juga: Survei Populi Center: Elektabilitas NasDem Naik Usai Capreskan Anies, PDIP Malah Merosot

Dia menyebut, semakin kuat arus pergerakan politik diciptakan, semakin mempermulus tujuan kemenangan.

Lebih jauh, pegiat media sosial ini mengatakan, jargon perubahan yang diusung Anies-AHY, harus dipetakan secara strategis untuk perluas solidaritas rakyat.

“Semua potensi yang tersedia direkatkan dengan menghindari perilaku politik elitis dan kaku,” tandas mantan pengurus Presidium Alumni 212 ini.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover