Ibunda mendiang Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) Rosti Simanjuntak akhirnya angkat bicara terkait aksi Bharada Richard Eliezer yang bersujud dan memohon maaf kepada dirinya saat pertama kali bertemu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam lanjutan sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Rosti mengatakan, aksi spontan Bharada Eliezer yang menyalami dan mencium tangannya serta berlutut di hadapannya dan suaminya Samuel Hutabarat adalah tanda ketulusan, disini Bahrada Eliezer dinilai sudah bersungguh-sungguh meminta maaf atas perbuatannya menembak Brigadir J.
"Biasanya kalau anak bersujud kepada orang tua akan mengungkapkan hatinya yang tulus," kata Rosti Simanjuntak dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi nasional dikutip Populis.id (28/10/2022).
Lantaran sudah menunjukan niat yang tulus, Rosti berharap, Bharada Eliezer bisa berkata sejujur-jujurnya agar kasus pembunuhan putranya dapat terbuka terang benderang.Dia berharap Bharada Eliezer tak menutup-nutupi fakta yang ia ketahui untuk melindungi orang tertentu.
"Jadi kami sebagai orang tua menunggu bukti ketulusan yang akan keluar dari mulut Richard berkata jujur dan berkata yang sebenar-benarnya apa di dalamnya, karena dia semua yang terjadi ini pasti dia tahu," kata Rosti.
"Harapan kami sebagai orang tua berkata jujurlah, ungkapkanlah apa sebenarnya yang terjadi dalam kasus pembunuhan berencana kepada anak kami," tambahnya.
Rosti mengatakan, pihak keluarga telah menerima permintaaan maaf dari Bharada Eliezer, sebagai orang yang beragama, kata Rosti memaafkan adalah sebuah kewajiban.
"Sebagai orang yang memiliki Tuhan atau kita diajarkan dalam agama, kita memaafkan, saling memaafkan. Kami bisa menerima kalau memang Richard bisa membuktikan bukan karena terdesak atau ataupun untuk pribadi dia sendiri kami bisa menerima, karena dalam agama apapun diajarkan saling memaafkan," kata Rosti.
Baca Juga: Adik Brigadir J Soal Bharada Eliezer: Saya Nggak Bisa Dendam, Kita Harus Memaafkannya
Rosti juga berharap dengan bersujud dan ketulusan Bharada E membuat arwah Brigadir Yosua damai bersama Tuhan.
"Semoga melalui ketulusan dia bersujud kepada kami sebagai bundanya Yosua dan arwah Yosua nanti bisa damai bersama Tuhan," tuntasnya.