Cecar Bharada E Usai Penembakan Brigadir J, Eh Penyidik Langsung Ciut Pas Diomelin Ferdy Sambo: Sini Kamu!

Cecar Bharada E Usai Penembakan Brigadir J, Eh Penyidik Langsung Ciut Pas Diomelin Ferdy Sambo: Sini Kamu! Kredit Foto: Tangkapan layar YouTube/KOMPASTV

Mantan Kanit 1 Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Rifaizal Samual, mengaku sempat dimarahi oleh Ferdy Sambo saat ia sedang memeriksa Bharada E terkait penembakan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Samual menyampaikan pengakuan tersebut saat menjadi saksi dalam persidangan kasus obstruction of justice dengan terdakwka Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (3/11/2022)

Baca Juga: Habis Koar-koar Istrinya Dilecehin, Ferdy Sambo Kasih Titah Olah TKP Diam-diam: Enggak Usah Ngomong ke Mana-mana!

Usai terjadinya penembakan Brigadir J, Samual yang juga melakukan oleh TKP memeriksa Bharada E karena saat itu kronologi yang disampaikan merupakan tembak-menembak akibat pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Dalam pemeriksaannya, Samual meminta Bharada E untuk menceritakan kembali soal kejadian tembak-menembak antara dirinya dan Brigadir J.

“Saya tanyakan pada saat itu ke Richard. ‘Siapa yang menembak?’, ‘siap saya komandan’. Saya lakukan interogasi singkat. ‘Di mana kamu lakukan menembak?’, ‘siap di lantai dua’. Dia turun ke bawah,” kata Samual menirukan percakapannya dengan Bharada E saat itu.

Namun, saat sedang menginterogasi Bharada E, ia tiba-tiba dipanggil oleh Ferdy Sambo. Eks Kadiv Propam itu meminta Samual untuk tidak terlalu keras kepada ajudannya itu karena ia telah membela keluarganya.

Samual menyampaikan, “Dalam proses saya menanyakan ke saudara Richard, saya dipanggil Ferdy Sambo. ‘Dinda, sini kamu’. ‘Perintah jenderal’. ‘Kamu Akpol berapa?’. ‘Siap saya 2013, perintah untuk kami jenderal’. Kemudian dia menyampaikan ‘kamu jangan kencang-kencang nanyanya ke Richard, dia sudah bela keluarga saya’.”

Baca Juga: Prabowo Jangan Seneng Dulu, Dukungan Jokowi Soal Capres Hanya Untuk PDI Perjuangan, Bukan yang Lain!

Menurut keterangannya, Ferdy Sambo saat itu juga memperingatkan kalau Bharada E masih mengalami guncangan batin setelah membunuh Brigadir J.

“’Kalau kamu nanyanya begitu, dia baru mengalami peristiwa membuat psikologisnya terganggu. Bisa ya?’. ‘Siap bisa jenderal’,” tutur Samual.

Samual yang ciut setelah ditegur oleh Ferdy Sambo pun merasa bahwa dirinya mungkin memang terlalu keras kepada Bharada E.

“Jadi pada saat itu kami, merasa mungkin saya yang salah karena saya bertanya terlalu keras dan menyecar Richard,” pungkasnya.

Terkait

Terkini