IPW Bongkar Buku Hitam Milik Ferdy Sambo, Gak Disangka! Isinya Terkait Anggaran...

IPW Bongkar Buku Hitam Milik Ferdy Sambo, Gak Disangka! Isinya Terkait Anggaran... Kredit Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso membeberkan isi buku hitam milik Ferdy Sambo.

Awalnya, Sugeng berkelakar bahwa berdasarkan terawangannya ada situasi yang cukup rumit untuk membongkar praktik tambang ilegal.

Baca Juga: Ridwan Soplanit: Saya Melihat Ferdy Sambo Matanya udah Berkaca-kaca Seperti Mau Menangis, Tampak Sedih...

Sugeng menyebutkan hal itu disebabkan ada saling mengunci antara pihak berwenang di institusi kepolisian pada level atas terkait perbuatan yang diduga melanggar hukum, seperti menerima uang perlindungan atas tambang ilegal.

"Dari terawangan saya ada satu situasi yang cukup rumit dan ruwet, karena saling mengunci antara pihak yang berwenang di kepolisian pada level atas terkait informasi perbuatan-perbuatan yang diduga sebagai perbuatan tercela atau melanggar hukum," kata Sugeng dalam sebuah diskusi bertajuk 'Mengungkap Persekongkolan Geng Tambang di Polisi dengan Oligarki Tambang' di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/11).

Baca Juga: Perintah Ferdy Sambo Gak Main-main ke Ridwan! Arahannya Minta Tak Usah Ngomong Kemana-mana, Pas Ke TKP Temukan Sepuluh...

Sugeng menjelaskan, hal itu berawal ketika seorang anggota polisi berpangkat rendah ditangkap lantaran diduga sebagai pengumpul uang setoran dari tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun, tambang-tambang ilegal tersebut tidak dilakukan penegakan hukum (law enforcement).

"Karena terjadi kesepakatan rupanya bahwa ada uang perlindungan yang memang harus dikelola dan dibagikan secara proporsional di antara petunggi kepolisian lokal di Kaltim dan juga yang di Mabes. Ini yang terekam saya lihat di buku hitam Sambo," lanjutnya.

Baca Juga: Jaksa ke PRT Ferdy Sambo: Ini Kamu Bisa Lihat Kalau Ngapa-ngapain, Itu kan Kamar Pribadi Putri, Lancang Kali...

Tidak hanya itu, Sugeng menjelaskan bahwa Ferdy Sambo juga meminta agar hal itu ditertibkan.

"Bahkan, FS meminta supaya dilakukan penertiban karena perlindungan ini melibatkan jenderal-jenderal pada wilayah kepolisian lokal," jelasnya.

Baca Juga: Astaga PRT Ferdy Sambo Lagi Disidang Cengengesan Ngejawab Soal CCTV Rusak, Sampai Disentil Jaksa!

Sugeng juga menyebutkan dalam buku hitam tersebut dijelaskan bahwa uang perlindungan digunakan untuk operasional kegiatan yang anggarannya tak cukup.

"Mau bagaimana coba? Oleh karena itu, saya katakan bahwa praktik tambang yang melibatkan aparat ini, cuma berada di ujung saja. Karena ada residu kebijakan yang tidak jelas terkait dengan tambang," tutup Sugeng.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover