Pengacara Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Martin Lukas Simanjuntak buka-bukaan soal pengacara salah satu tersangka dugaan pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf.
Ia membongkar bahwa pengacara Kuat Maruf, Irwan Irawan ternyata masih satu tim dengan pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Arman Hanis.
"Perlu tahu juga bahwa Irwan Irawan itu masih satu tim dengan Arman Hanis. Pengacara Kuat masih satu tim sama Arman Hanis, kalau kita lihat Sambo ketika ditetapkan sebagai tersangka Irwan Irawan itu hadir. Oleh karena itu, assosiate atau partner dia pasti kerja untuk FS dan Arman hanis," katanya kepada Populis.id pada Rabu (09/11/2022).
Makanya, kata dia, tidak aneh ketika kehabisan pertanyaan, yang ditanyakan justru pertanyaan konyol. Misalmya ketika mereka katanya kebertan dengan saksi karena menggunakan anting.
"Apa hubungannya kapabilitas dengan penampilan? Kapabilitas adalah kemampuan, kesiapan dia, apa yang bisa dia lakukan. Apa hubungannya dengan apa yang kita pakai? Itu tidak ada hubungannya. Kapabilitas itu apa isi kepala bukan apa yang di luar kepala," tegasnya.
Oleh karena itu, ia beranggapan bahwa pertanyaan-pertanyaan itu aneh. Menurutnya, hal itu justru semakin mengindikasikan bahwa pengacara Kuat Maruf hanyalah kepanjangan tangan dari pengacara Ferdy Samho.
"Pengacara kuat adalah subversifikasi atau kepanjangan tangan dari tim pembela hukum Sambo dan Putri. Mereka pasti dalam rangka melakukan perlindungan hukum dan pembelaan hukum bagi Kuat, akan mencoba untuk menjadi perpanjangan tangan dari tim hukum Sambo- PC untuk mencocok-cocokkan. Pasti ada skenario lagi," pungkasnya.