Pede Abis! Relawan Ganjar yakin Ibu Mega Nggak Bakal Nunjuk Puan Jadi Capres

Pede Abis!  Relawan Ganjar yakin Ibu Mega Nggak Bakal Nunjuk Puan Jadi Capres Kredit Foto: Sigid Kurniawan

Relawan Ganjar Pranowo, Ganjarist Jawa Timur meyakini PDI Perjuangan tidak mendapuk Puan Maharani sebagai colon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Percaya diri, Ganjarist Jawa Timur mengaku tiket capres itu bakal diberikan buat Gubenur Jawa Tengah itu.

“Kami optimistis Pak Ganjar ‘direkom’ (jadi capres 2024)," kata Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray kepada wartawan Senin (1/11/2021).

Baca Juga: Pilihan Berat Buat Mas Ganjar: Tetap di PDIP dan Mendukung Puan Jadi Capres di 2024 atau Hengkang Cari Parpol Baru

Mazdjo mengatakan, walaupun Puan Maharani sebagai putri mahkota, namun elektabilitasnya masih jauh di bawah Ganjar Pranowo, berangkat dari hal ini Mazdjo yakin Megawati Soekarnoputri sebagai bos PDI Perjuangan bakal mengalah dan menunjuk Ganjar dari Puan Maharani.

"Melihat sejarah, Bu Megawati pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 beliau bisa mengalah,” ujarnya.

Baca Juga: Gegara Ngomong Rakyat Bosan Prabowo Lagi, Prabowo Lagi yang Nyapres, Mulut Ganjarist Disentil

Ia menyebut, sosok Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan memiliki keputusan politik tepat, apalagi melihat posisi Ganjar yang saat ini masuk tiga besar calon presiden dengan elektabilitas tertinggi.

“Ibu Mega seorang yang punya ketajaman insting luar biasa dan punya kecerdasan emosional hebat. Sehingga beliau sangat logis dalam politik. Kami yakin Ibu Megawati tidak akan menyia-nyiakan Pak Ganjar,” ucap dia.

Terpisah, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin menilaiGanjar Pranowo hanya mempunyai dua pilihan, yakni bertahan di Partai politik besutan Megawati Soekaranoputri itu dan mendukungputri mahkota Puan Mahrani menjadi calonpresiden pada 2024 mendatang atau harus hengkang mencari kendaraan baru menuju Pemilu nanti.

Baca Juga: Ganjarist Jatim: Hanya Ganjar Kandidat Cawapres yang Anti Radikalisme

“Kiranya Ganjar tinggal memilih dari dua pilihan. Ingin tetap di PDIP dengan mendukung Puan jadi capres atau mundur dari PDIP dengan mendeklarasikan dirinya menjadi Capres,” kata Jamiluddin kepada wartawan Senin (01/11/2021).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini