Nah Loh Ketahuan Sama Satpam! Ini yang Dilakukan Putri Candrawathi sama Ricky Rizal Setelah Brigadir J Tewas, Ternyata…

Nah Loh Ketahuan Sama Satpam! Ini yang Dilakukan Putri Candrawathi sama Ricky Rizal Setelah Brigadir J Tewas, Ternyata… Kredit Foto: Taufik Idharudin

Satpam rumah Ferdy Sambo Damianus Laba Koban alias Damson, mengaku melihat Putri Candrawathi sedang menangis ketika sampai di rumah pribadi mereka di  di Jalan Saguling setelah Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) tewas ditembak di rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Ini disampaikan Damson ketika hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu  (9/11/2022). Damson bersaksi untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. 

Baca Juga: Terbongkar! Ini Loh yang Bikin Putri Candrawathi Ogah Visum dan Tetap Lengket Sama Yosua Setelah Ngaku Dilecehkan, Ternyata…

Dalam kesaksiannya, Damson mengaku, melihat Putri Candrawathi balik ke rumah Saguling diantar oleh Ricky Rizal. Hakim lantas menanyakan keduanya tiba pukul berapa  di rumah Saguling. 

"Sudah mau maghrib, Yang Mulia," kata Damson menjawab pertanyaan Hakim sebagaimana dilansir Populis.id Jumat (11/11/2022). 

Damson mengatakan, ketika turun dari mobil dalam keadaan yang sedang menangis, Putri meminta dirinya untuk tidak pergi kemana-mana, Putri minta dijaga. 

"Ibu turun dari mobil, terus Ibu bilang, 'Damson kamu di sini saja jagain Ibu'. Posisi Ibu lagi nangis, Yang Mulia," kata Damson. 

Sebagaimana diketahui, kasus Brigadir J ini menjerat lima orang tersangka yakni Ferdy Sambo dan Istrinya Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer.

Kelimanya didakwa melakukan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara.

Baca Juga: Sudah Nggak Serumah dengan Bu Putri, Sosok yang Siap Penuhi Kebutuhan Ferdy Sambo Akhirnya Terbongkar, Ternyata Cowok, Badannya Kekar!

Saat ini, sidang kasus pembunuhan ini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak pengadilan Negeri telah memeriksa puluhan saksi sejak sejak sidang mulai bergulir pada Oktober 2022 lalu. Total ada 60 saksi yang diperkirakan akan selesai diperiksa pada Desember 2022 mendatang.

Terkait

Terkini