Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania ikut menyoroti sikap Presiden Joko Widodo yang belakangan kerap memberi sinyal dukungan kepada sejumlah tokoh dalam soal pencapresan. Terakhir, sinyal dukungan itu diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ketua Umum GP Mania, Immanuel Ebenezer menilai Jokowi tidak ingin menunjukkan posisinya sebagai presiden, tapi sebagai seorang negarawan. Jokowi juga punya tanggung jawab menjaga nilai-nilai demokrasi sehingga memberi kesempatan kepada siapapun untuk mengajukan diri sebagai capres di Pilpres 2024.
"Dia juga harus berdiri di atas demokrasi yang sudah disepakati oleh bangsa ini, makanya beliau tidak mau terjebak dengan cara pandang yang partisan, makanya beliau ingin siapapun setiap kader bangsa, dukung, mekanismenya demokrasi," kata Noel sapaan akrab Immanuel saat dikonfirmasi Populis.id, Senin (14/11/2022).
Sinyal dukungan Jokowi itu pun kemudian ditindaklanjuti oleh Relawan Pro Jokowi (Projo) yang kemudian melakukan silaturahmi politik ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan. Bahkan, relawan itu pun mengaku siap jika pada akhirnya harus mendukung Prabowo di Pilpres 2024.
Terkait hal itu, Noel menilai bahwa manuver-manuver yang dilakukan oleh kelompok relawan hanya sebagai salah satu upaya untuk meredam polarisasi. Agar hal serupa yang terjadi di Pilpres sebelumnya tidak kembali terjadi di Pilpres 2024.
"Kemudian ada kawan-kawan yang berselancar, ya itu kan untuk mencoba meredam polarisasi saja, tidak ada lagi begitu-begitu," katanya.
Saat Pilpres nanti, Noel meyakini Jokowi tidak akan menjatuhkan pilihannya kepada salah satu pihak. Tetapi akan mengambil jalan tengah dengan memberikan dukungan kepada semua figur yang bersaing.
"Saya gak yakin Presiden akan mendukung salah satu pihak, saya yakin Presiden akan berdiri diantara semua pihak atas kepentingan bangsa ini dan kepentingan demokrasi," pungkasnya.