Satpam Sambo Tuding Yosua Rutin ke Tempat Hiburan, Terus Bungkus Cewek ke Hotel, Keluarga Langsung Ngamuk, Siap-siap Susul Majikan ke Bui

Satpam Sambo Tuding Yosua Rutin ke Tempat Hiburan, Terus Bungkus Cewek ke Hotel, Keluarga Langsung Ngamuk, Siap-siap Susul Majikan ke Bui Kredit Foto: istimewa

Pengacara Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak angkat bicara menanggapi pernyataan satpam rumah Ferdy Sambo, Damianus Laba Koban (Damson) yang menyebut Brigadir J semasa hidupnya kerap keluyuran ke tempat hiburan malam dan senang main perempuan yang kerap dibawa keluar masuk kamar hotel. 

Kamaruddin dengan tegas membantah pernyataan tersebut, omongan Damson menurutnya hanya  cerita karangan yang sudah diskenariokan untuk menyudutkan dan membunuh karakter Brigadir J. Menurutnya putra kliennya itu selama ini dikenal sebagai anak baik-baik yang tak pernah tertarik dengan dunia hiburan malam. 

Baca Juga: Blak-blakan Bandingkan Mas Febri Cs dengan Eks Pengacara Putri Candrawathi, Kamaruddin: yang Sekarang Suka Nipu, M Zen Lebih Gentlemen!

"Jadi, kalau ART bagian taman, adanya di taman atau kebun. Jadi, kalau dia bilang ada di night club setiap hari atau setiap minggu, itu bukan art, tetapi itu clubber atau penghibur. Keterangan itu tidak masuk akal yang sengaja diciptakan mereka untuk merusak karakter almarhum. Itu sudah pasti keterangan palsu," kata Kamaruddin kepada wartawan Selasa (15/11/2022).

Omongan Damson lanjut Kamaruddin bertentangan kesaksian Damson, Brigadir J kata Kamaruddin adalah salah satu penembak jitu terbaik di Brimob, dimana gara-gara kehebatannya itu dia sampai ditarik untuk mengawal istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi. Kamaruddin mengatakan, untuk merengkuh semua prestasi itu, mustahil jika Brigadir J hidup tanpa peraturan,  rutin pergi ke tempat hiburan malam, mabuk lalu main perempuan.   

"Dia sniper terbaik di Brimob, terus direkrut ke Pidum Polri. Setelah itu, menjadi ajudan. Terbaik jadi ajudan, makanya ditugaskan mengawal istrinya Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Terbaik juga di situ, makanya diangkat jadi satgas merah putih," tuturnya. 

Kamaruddin mengatakan Brigadir J masih dianggap terbaik oleh Putri Candrawathi sampai 4 juli 2022. 

"Dia dipuji sebagai ajudan yang luwes dan tangkas sampai bingung mau memberikan gaji berapa. Terbaik juga ketika perayaan ulang tahun, dikasih caption yang indah-indah oleh Putri. Akan tetapi, setelah mereka bunuh baru dibunuh karakternya. Itu tidak benar dan sudah pasti palsu," ungkapnya.

Sementara itu, Kamaruddin menganggap penyidik yang salah dalam hal ini karena tak berhasil memisahkan para ART dari Sambo. Dia menilai seharusnya mereka itu diinapkan di LPSK. Kamaruddin mengatakan sepanjang mereka masih mengabdi dan menerima gaji dari Sambo atau Putri, maka keterangannya otomatis juga digaji mereka. 

"Otomatis dia tidak mau memberikan keterangan benar kecuali sesuai keinginan Sambo atau pengacaranya," ujarnya. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini