Denny Siregar Blak-blakan Ungkap Ada Bohir di Balik Pencapresan Anies, Butuh Uang Rp8 Triliun!

Denny Siregar Blak-blakan Ungkap Ada Bohir di Balik Pencapresan Anies, Butuh Uang Rp8 Triliun! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Pegiat media sosial Denny Siregar blak-blakan mengungkap ada bohir atau bandar di balik pencapresan Anies Baswedan.

Denny menilai, batalnya pendeklarasian Koalisi Perubahan yang digagas Partai NasDem, PKS, dan Demokrat pada 10 November lalu disebabkan oleh uang.

Menurut dia, ketiga partai itu belum sepakat deklarasi karena belum menemui kecocokan perihal uang untuk sumber daya pencapresan Anies.

Baca Juga: Bukan Gegera Bandar Belum Deal, Mas AHY Beberkan Penyebab Batalnya Deklarasi Parpol Pengusung Anies Baswedan, Ternyata…

"Belum ada kecocokan jumlah uang yang disediakan untuk menggerakan si calon presiden ini," ujar Denny Siregar dilansir dari YouTube CokroTV, Selasa (15/11/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pasalnya nominal uang yang dibutuhkan untuk menenangkan Anies pada tahun 2024 tidak sedikit. Setidaknya, dibutuhkan sebesar Rp8 Triliun.

Jika uang tersebut belum terkumpul, kata Denny, PKS-Demokrat-NasDem akan sulit menggerakan Anies menuju Pilpres mendatang.

Baca Juga: Refly Harun Ungkap Upaya Gagalkan Pencapresan Anies, Lawan Gunakan Cara Halus hingga Kasar!

"Apalagi dari ketiga partai pengusung Anies Baswedan itu hanya Partai NasDem yang selama ini ikut koalisi (pemerintah)," ucapnya.

"Sedangkan Demokrat dan PKS selama 10 tahun ini menjadi oposisi, sehingga mereka sama sekali tidak bisa menguasai kebijakan apapun. Cadangan kas mereka kering!" sambung Denny.

Oleh karena itu, Denny mengatakan bahwa Koalisi Perubahan sangat membutuhkan bohir atau bandar.

Bohir ini, jelasnya, merupakan para pengusaha atau yang biasa disebut oligarki.

Denny mengatakan bahwa biasanya para bohir ini main dua kaki dalam mendukung calon presiden. Main dua kaki ini ditujukan agar siapapun yang menang kepentingan bohir tersebut tidak terancam.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover