Tangan Kanan HRS Buka-bukaan Sumber Mobil Laskar FPI yang Diberondong di KM 50, Ternyata Didapat Dari....

Tangan Kanan HRS Buka-bukaan Sumber Mobil Laskar FPI yang Diberondong di KM 50, Ternyata Didapat Dari.... Kredit Foto: Fajar

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, buka-bukaan soal mobil yang ditunggangi laskar Front Pembela Islam (FPI) ketika peristiwa KM 50. Dimana mobil tersebut sekarang sudah berada di markas FPI, Petamburan. 

Aziz menerangkan bahwa mobil itu sebenarnya sejak awal dijadikan sebagai barang bukti ketika dua polisi diadili di persidangan. Menurutnya, ketika perkara sudah selesai atau berkekuatan hukum tetap, maka mobil tersebut dikembalikan.

"Memang mobil itu sudah jadi barang bukti, karen kalau perkara dianggap selesai maka bisa diambil. Dan karena putusan pengadilan mengatakan itu dikembalikan," katanya saat dikonfirmasi Populis.id pada Rabu (16/11/2022). 

Baca Juga: HRS Bakal Adu Kasus KM 50 ke Pengadilan HAM Internasional, Muannas Alaidid Sebut Mabok Tingkat Dewa!

Aziz juga mengungkapkan jika pihaknya sudah diminta sebagai wakil oleh keluarga enam laskar tersebut untuk mengurus seluruh barang bukti. 

"Dan kita mewakili pemilik mobil mengambil sesuai arahan atau putusan majelis hakim. Sesuai dengan itu maka kita ambil dua atau tiga pekan yang lalu, ketika demonstrasi 411 kemarin kalau tidak salah," paparnya. 

Baca Juga: Politisi Gerindra Blak-blakan: Kapolri Siap Buka Lagi Kasus KM 50, Mobil Bekas Berondongan Polisi Bisa Jadi Novum!

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa nantinya mobil itu akan ditempatkan di markas mereka sebagai kenang-kenangan. Sampai saat ini, belum ada rencana tindak lanjut terhadap kasus yang sudah incracht ini.

Selain mobil, ia juga memaparkan ada beberapa barang pribadi lain yang juga sedang diproses oleh Aziz. Nantinya, apakah barang pribadi itu ditempatkan juga di Petamburan atau tidak, dirinya belum bisa memastikan.

"Ada barang pribadi seperti dompet dan handphone, apakah ditempatkan di Petamburan juga, belum tahu. Yang penting ini kita upayakan dulu untuk mengambil, nanti diskusi dengan keluarga dan Habib (HRS.red) dulu," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini