Safari Politik Anies Baswedan ke Sejumlah Daerah Bisa Bawa Kemenangan di Pilpres, Asalkan Mampu Bikin Daerah Jadi Begini...

Safari Politik Anies Baswedan ke Sejumlah Daerah Bisa Bawa Kemenangan di Pilpres, Asalkan Mampu Bikin Daerah Jadi Begini... Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai safari politik bakal calon presiden Partai NasDem Anies Baswedan ke sejumlah daerah berpotensi ciptakan kemenangan di Pilpres 2024 mendatang. Dengan catatan, Anies ikut serta dalam membangun perekonomian daerah.

"Bisa berpengaruh bahkan dia bisa memenangkan Pemilu ketika dia menemui masyarakat di desa desa, dibangun pusat-pusat ekonomi rakyat," kata Emrus saat dikonfirmasi Populis.id, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Beda Kelas Sama Prabowo... Safari Politik Anies ke Berbagai Daerah Ternyata Sia-sia, Nggak Ngefek Sama Sekali!

Akademisi dari Universitas Pelita Harapan itu meyakini, Anies akan menjadi Presiden pelanjut Presiden Joko Widodo jika telah terbukti berhasil mendorong dan membantu pertumbuhan ekonomi warga.

"Kalau dibangun ekonomi desa di seluruh Indonesia, dan itu berhasil, dimotori, dimodali, dan dibantu pemasarannya oleh Anies, saya perkiraan dia akan menang jadi presiden kita yang akan datang," ujarnya.

Baca Juga: Bikin Tweet Soal Si 'Ngaku Capres' Diduga Buat Anies Baswedan, Netizen Auto Nyentil Eks Jubir Presiden: Bapak Kok Nyinyir Si?

Emrus menilai safari politik yang selama ini dilakukan Anies tidak membawa dampak atau perubahan apapun kepada warga. Sebab, ia hanya mengumbar janji dan basi-basi berdialog seakan-akan mendengarkan aspirasi warga.

"Kalau hanya sekedar berkunjung, halah, sorry, saya harus katakan secara hipotesis tidak bermanfaat bagi rakyat," katanya.

Seperti diketahui, Anies Baswedan sudah resmi dideklarasikan sebagai capres oleh Partai NasDem. Anies jadi satu-satunya tokoh yang sudah rajin melakukan melakukan silahturahmi dan kampanye politik di sejumlah daerah. Seperti di Medan, Yogyakarta, Solo, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Baca Juga: Pengungsi Cianjur Copot Label Gereja, Pak Polisi: Tidak Intoleransi, Cuman Stikernya yang Dibuka, Tendanya Tetap Dipakai!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover