Survei SMRC: Elektabilitas PDIP Terus Meroket, Tinggalkan Partai Lain!

Survei SMRC: Elektabilitas PDIP Terus Meroket, Tinggalkan Partai Lain! Kredit Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Elektabilitas PDIP mengalami penguatan berdasarkan hasil survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Sementara itu elektabilitas Partai Demokrat relatif stagnan, dan partai-partai lain cenderung melemah.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menjelaskan, bahwa pada survei November 2022, suara PDIP berada di posisi teratas dengan 25,6 persen dukungan. Urutan kedua diperebutkan antara Golkar yang meraih 9,7 persen, Gerindra 9 persen, dan Demokrat 8,6 persen.

Baca Juga: Capres Urusan Bu Mega, PDIP Bantah Isu Mengulur Waktu Pengumuman!

Sementara PKB mendapatkan dukungan 5,6 persen, Nasdem 4,8 persen, PKS 4,1 persen, PAN 3,2 persen, partai-partai lain di bawah 3 persen. Masih ada 21,3 persen publik yang belum menentukan pilihan.

Deni menjelaskan bahwa berdasarkan temuan ini, PDIP menjadi satu-satunya partai yang mengalami penguatan dibanding hasil Pemilu 2019, bergerak dari 19,3 persen menjadi 25,6 persen.

Partai Demokrat tidak mengalami perubahan berarti, dari 7,8 persen menjadi 8,6 persen. Sementara Golkar cenderung menurun dari 12,3 persen menjadi 9,7 persen.

Baca Juga: NasDem-PKS-Demokrat Disebut Sudah Sepakat Satu Nama Cawapres Pendamping Anies

Gerindra juga cenderung menurun dari 12,6 persen menjadi 9 persen. Partai-partai lain juga mengalami hal yang sama.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 November 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1012 atau 83%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Baca Juga: Paloh Nggak Bisa Hadir di Pernikahan Putra Jokowi Karena Alasan Sakit, Ada yang Nyeletuk: Sebagai Petarung, Kecil Kemungkinan Dia...

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover