NasDem Sudah Mengusung Anies Maka Gak Boleh Mundur Sedikit Pun, Harus Tanggung Jawab!

NasDem Sudah Mengusung Anies Maka Gak Boleh Mundur Sedikit Pun, Harus Tanggung Jawab! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai Partai NasDem sudah mengambil keputusan yang berani ketika mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon Presiden (Capres) 2024.

"Nasdem sudah memutuskan membawa Anies Baswedan menjadi calon presiden pada pemilu 2024 yang akan datang. Suatu keputusan yang berani, namun harus bertanggungjawab. Untuk menjaga reputasi dan kredibilitas politik Nasdem di mata rakyat, sekali diucapkan di ruang publik, harus diwujudkan dan dipertangungjawabkan kepada rakyat Indonesia," kata dia dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Gak Cuma Ganjar, Mahfud MD Juga Sering Bertemu dengan Anies, Puan Sampai Prabowo Subianto: Semua Adalah Kader Bangsa Yang Harus Disemangati

Baca Juga: Surpres Calon Panglima TNI Akan Dikirim Jokowi ke DPR Hari Ini, 2 Nama Ini Jadi Sorotan

Menurutnya, sebagai partai yang bertangungjawab, wajib bagi Nasdem bekerja keras menjadikan Anies calon presiden untuk mempersuasi dan meloby partai lain agar memenuhi jumlah kursi di parlemen menjadikan Anies calon presiden. 

"Tidak boleh mundur sedikit langkah pun dengan alasan apapun," ujarnya.

Selain itu, kata dia, Nasdem mutlak harus menyediakan biaya politik memenangkan Anies menjadi presiden periode 2024 - 2029.

Baca Juga: Gerindra Disebut Sasar Cawapres Lain, 'Prabowo dan Gerindra Sendiri Tampak Tidak Percaya dengan Kapasitas Cak Imin'

Baca Juga: 'KIB akan Berhati-Hati Usung Capres-Cawapres, Mudah-mudahan Tak Lama'

Jika NasDem tidak mampu mengusung Anies calon presiden, dan kemudian tidak bisa memenangkan Anies jadi presiden, maka sangat wajar publik mempertanyakan kemampuan kalkulasi politik dan pembiayaan Nasdem dalam rangkan mengusung Anies.

"Jika Anies kelak jadi presiden periode 2024 - 2029, sangat wajar susunan kabinet Anies dari kader dan usulan Nasdem. Juga kader Nasdem ditempatkan di posisi menteri-menteri strategis, misalnya Kementerian ESDM," pungkasnya.

Baca Juga: Rizal Ramli Bayar Orang untuk Habisi Gibran, Benarkah?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover