Selain Politik Identitas, Wakil Ketua MPR Ungkap Hal yang Paling Berbahaya Bagi Demokrasi!

Selain Politik Identitas, Wakil Ketua MPR Ungkap Hal yang Paling Berbahaya Bagi Demokrasi! Kredit Foto: MPR

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menegaskan bahwa politik identitas yang menghalalkan agama dalam berpolitik merupakan hal yang sangat berbahaya.

Dia pun mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengharamkan adanya politik identitas dalam kontestasi Pilpres 2024.

Sebab, menurutnya, hal itu bisa merusak sistem demokrasi di Indonesia.

Kendati demikian, Jazilul mengatakan selain politik identitas, ada hal lain yang juga berbahaya yakni politik hukum dan politik kapitalisasi.

Baca Juga: YLBHI Desak Presiden Jokowi Turun Tangan Usut Tambang Ilegal yang Menyeret Petinggi Polri

"Selalu agama ini menjadi korban dianggap politisasi agama berbahaya, memang. Tapi lebih dari itu menurut saya kita juga harus mewaspadai bahayanya politisasi hukum, politisasi kapital, itu harus kita waspadai,” kata Gus Jazil--sapaan akrabnya--di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (23/11/2022).

Menurut Wakil Ketua Umum PKB ini, tidak ada satu pun tokoh agama yang menginginkan perpecahan. Bagi dia, munculnya politik identitas harus diwaspadai oleh masyarakat dalam pesta demokrasi nanti.

Baca Juga: Jokowi Soal Politik Jelang Pilpres: Jaga Kondusivitas Situasi Politik Tetap Adem, Jangan Panas!

"Kelompok-kelompok agama ini kan sebenarnya ingin menyampaikan kedamaian. Kalau ada kelompok agama yang menganjurkan kekerasan dugaan saya pasti ada yang menyuruh,” katanya.

"Nah ini cari ini waspadai ini. Ada kelompok-kelompok yang mengatasnamai agama, seperti halnya juga, politisasi kapital, ada segelintir elit kekuasaam pemilik modal yang ngatur, ini juga harus diwaspadai juga,” tandasnya.

Baca Juga: Anies dan PA 212 Bakal Dirikan Negara Khilafah Jika Menang Pilpres, Apa Benar?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover