Umat Islam yang Pilih Prabowo Sekarang Lari ke Anies, Ahmad Dhani: Pak Prabowo Ini Kurang...

Umat Islam yang Pilih Prabowo Sekarang Lari ke Anies, Ahmad Dhani: Pak Prabowo Ini Kurang... Kredit Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Ahmad Dhani menyetil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjelang Pilpres 2024 mendatang. Ia menyinggung bagaimana sosok Prabowo dalam komunikasi politiknya. 

"Apa kritikmu yang paling keras kepada Pak Prabowo sebagai pimpinan parpol dan sebagai capres unggulan nantinya, menyangkut dengan bagaimana penyikapannnya terhadap peristiwa-peristiwa politik yang terjadi saat ini?" tanya Akbar Faizal, dilansirSuara Manado, Rabu (23/11/2022).

Kemudian, Ahmad Dhani menyoroti komunikasi politik Prabowo, tak terkecuali dengan umat Islam. Menurutnya, umat Islam yang dahulunya memilih Prabowo kini justru beralih kepada bakal calon presiden dari Nasdem Anies Baswedan.

“Saya akan ngomong bahwa Pak Prabowo ini kurang perfect dalam komunikasi politik. Misalnya saat pertama bergabung dengan pemerintahan Jokowi, harusnya komunikasinya lebih baik,” tutur Dhani.

“Sehingga Pak Prabowo tidak ditinggal oleh umat seperti ini, karena sekarang umat Islam larinya ke Anies Baswedan semua kan,” lanjutnya.

Ia juga sempar berandai-andai jika dirinya tak dipenjara beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Beredar Isu PKB dan Gerindra Bakal Cerai, Gegara Prabowo Pilih Ganjar Jadi Pasangan, Kubu Cak Imin: Itu Titik Buntu

“Jadi seandainya waktu itu saya nggak dipenjara, saya berharap sih komunikasihnya bisa lebih baik,” katanya.

“Jangan sampai Pak Prabowo ditinggal oleh konstituen, harusnya komunikasinya bisa lebih baik,” lanjutnya.

Dhani juga mengaitkan pernyataannya dengan jumlah pemilih Gerindra dan Prabowo sendiri pada Pemilu 2019. Menurutnya, kala itu Gerindra meraup 17 juta suara, sedanngkan yang memilih Prabowo hampir 70 juta.

“Artinya 50 juta itu nggak milih Gerindra. Nah, yang 50 juta ini larinya kemana?” tanyanya. 

“Itu yang harus diperbaiki, komunikasi politik itu penting,” ujarnya,

Menurutnya, pernyataannya dirinya ini seolah sejalan dengan pengakuan para emak-emak yang pernah mengaku menjadi pendukung Prabowo namun kini sudah tak berkenan mengulanginya lagi.

Kok akhirnya (begini)? Mana yang Pak Prabowo, Sandi, yang waktu dia terakhir pidato di Hotel Sahid, 'Timbul dan tenggelam bersama rakyat, saya bersama emak-emak'? Tapi pada akhirnya setelah kejadian nasi goreng, di kereta, akhirnya tenggelam bersama rezim yang sekarang," protes seorang perwakilan mantan simpatisan Prabowo dan Sandiaga Uno yang hadir di podcast Refly Harun.

Baca Juga: Pengungsi Cianjur Copot Label Gereja, Pak Polisi: Tidak Intoleransi, Cuman Stikernya yang Dibuka, Tendanya Tetap Dipakai!

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover